Nasional
Rizieq Shihab Sudah Punya Tim Swab Test Sendiri, FPI: Pemerintah Tak Perlu Repot dan Istimewakan HRS
Rizieq Shihab Sudah Punya Tim Swab Test Sendiri, FPI: Pemerintah Tak Perlu Repot dan Istimewakan HRS
Namun, Kanit Patroli Polsek Tanah Abang Kompol Margiyono menjelaskan bahwa kedatangan tiga pilar untuk menemui Rizieq Shihab tidak bisa terlaksana.
Margiyono mengatakan, orang dekat Rizieq Shihab meminta agar pesan-pesan dari tiga pilar bisa disampaikan melalui orang dekat tersebut.

Pangdam : Jangan Seenaknya Sendiri, Seakan-akan Dia Paling Benar
SURYAMALANG.COM - Penurunan baliho pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, ditanggapi oleh Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin.
Arifin berharap baliho yang dipasang di sejumlah lokasi diturunkan oleh orang yang memasangnya.
Hal ini diungkapkan Arifin saat menjawab pertanyaan mengenai penurunan baliho pemimpin FPI Rizieq Shihab oleh perwira TNI.
"Tentu kami berharap semua baliho-baliho itu diturunkan oleh mereka yang memasang," ucap Arifin kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Arifin menambahkan, apabila masih ada baliho yang terpasang, maka pihaknya akan segera menurunkannya.
"Apabila (baliho) tidak diturunkan, ya kami akan turunkan tentu bersama dengan aparat keamanan lain yang terkait, TNI, Polri," tutur Arifin.
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman sebelumnya mengakui bahwa ia memerintahkan jajarannya untuk mencopot spanduk dan baliho Rizieq Shihab.
"Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya," kata Dudung menjawab pertanyaan wartawan seusai apel pasukan di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020).
Dudung menjelaskan, awalnya sejumlah petugas Satpol PP sudah menurunkan baliho yang dipasang tanpa izin itu.
Namun, pihak FPI justru kembali memasang baliho-baliho tersebut.
Oleh karena itu, TNI turun tangan.
"Ini negara hukum, harus taat kepada hukum, kalau pasang baliho itu sudah jelas ada aturannya, ada bayar pajaknya, tempatnya sudah ditentukan."