Breaking News:

Bayaran Layanan Esek-esek Berkurang, Remaja 17 Tahun Bunuh dan Mutilasi Pria 24 Tahun di Bekasi

Remaja pria berinisial A (17) membunuh dan memutilasi mayat pria berinisial DS (24) di rumahnya di Jakasampurna, Bekasi Barat

wartakota.com
ilustrasi mutilasi. 

SURYAMALANG.COM - Remaja pria berinisial A (17) membunuh dan memutilasi mayat pria berinisial DS (24) di rumahnya di Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

A membunuh dan memutilasi karena geram kerap disodomi oleh DS.

Awalnya DS memberi iming-imingi uang sebesar Rp 100.000 kepada A agar mau berhubungan badan.

"Awalnya, dia diiimingi dan dibayar Rp 100.000 untuk sekali hubungan," ujar Kombes Yusri Yunus, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kamis (10/12/2020).

Ternyata, korban terus mengurangi bayaran layanan itu.

Bahkan korban sampai tidak membayar layanan esek-esek tersebut.

"Korban juga kasar, pembayaran berkurang, dan tidak dibayar. Akhirnya pelaku benci kepada korban. Saat itu timbul niat (membunuh) itu," kata Yusri.

Sementara itu, Kanit I Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Herman Edco Simbolon mengatakan A dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Bukti bahwa A merupakan korban kekerasan seksual juga bisa menjadi pertimbangan dalam persidangan.

"Kami tetap proses sesuai hukum yang berlaku. Pasti ada keringanan. Tapi itu ranah pengadilan," ujar Herman.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Remaja Pelaku Mutilasi di Bekasi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana", Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/12/17/09530921/remaja-pelaku-mutilasi-di-bekasi-dijerat-pasal-pembunuhan-berencana

Editor: Zainuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved