Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Pemkot Malang Wajibkan Rapid Test bagi Wisatawan yang Datang, Antigen dan Antibodi Bisa

Pemkot Malang mewajibkan wisatawan yang datang ke Kota Malang untuk melakukan rapid test.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: isy
Kukuh Kurniawan/TribunJatim.com
Wali Kota Malang, Sutiaji, seusai melakukan patroli mengecek gereja dan pos pengamanan bersama Forkopimda, Selasa (22/12/2020) siang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemkot Malang mewajibkan wisatawan yang datang ke Kota Malang untuk melakukan rapid test.

"Jadi tiga daerah yaitu Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang telah sepakat untuk melakukan rapid test bagi wisatawan yang akan datang. Dan Malang Raya juga sudah sepakat, bahwa akan melakukannya dengan memakai rapid test antibodi," kata Wali Kota Malang, Sutiaji, seusai melakukan patroli mengecek gereja dan pos pengamanan, Selasa (22/12/2020) siang.

Kebijakan atau aturan itu akan segera diberlakukan dengan penegasan melalui Surat Edaran Walikota Malang.

Dalam Surat Edaran (SE) baru itu berkaitan dengan aturan bagi wisatawan ataupun para pendatang yang akan berkunjung ke Kota Malang.

Di dalam SE tersebut, nantinya berisi tentang kewajiban wisatawan yang diharuskan menunjukkan hasil rapid test saat datang ke Kota Malang.

Namun untuk di wilayah Kota Malang sendiri, pihaknya memperbolehkan pemeriksaan dari dua jenis rapid test, yaitu rapid test antibodi dan rapid test antigen.

"Perlu kami sampaikan bahwa kami membuat pilihan tentang jenis rapid test tersebut, yaitu rapid test antibodi dan rapid test antigen. Sehingga bagi wisatawan yang akan masuk ke Kota Malang, bisa memakai dan menunjukkan hasil pemeriksaan salah satu dari dua jenis rapid test itu. Dan hal itu sudah saya cantumkan di Surat Edaran, yang saat ini masih berada di meja Sekda," jelasnya.

Selain itu dirinya juga mengungkapkan di setiap pos perbatasan kota, juga akan dilakukan pemeriksaan rapid test bagi kendaraan berplat luar Malang Raya.

"Kami lakukan secara sampling. Tidak seperti saat PSBB, dimana kendaraan dari luar Malang Raya seluruhnya diperiksa. Karena nanti akan menumpuk dan menimbulkan kemacetan," bebernya.

Sementara itu Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata menjelaskan cara pemeriksaan rapid test di pos perbatasan kota bagi kendaraan berplat luar Malang Raya.

"Nanti Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang yang menyediakan rapid test antibodinya. Kami akan lakukan secara sampling dan selektif prioritas. Karena kami tidak menginginkan adanya kemacetan yang akan menimbulkan kerumunan," tandas Leonardus.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved