Sabtu, 25 April 2026

Berita Batu Hari Ini

Wisatawan ke Batu Wajib Rapid Test, Tak Punya Hasil Non-Reaktif Disuruh Pulang

Pemkot Batu tidak mewajibkan wisatawan yang berkunjung menunjukan hasil negatif rapid test antigen, melainkan rapid test antibodi

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
benni indo/suryamalang.com
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. 

SURYAMALANG.COM | BATU - Pemkot Batu tidak mewajibkan wisatawan yang berkunjung menunjukan hasil negatif rapid test antigen.

Pemkot Batu hanya mewajibkan wisatawan datang membawa hasil rapid test antibodi saja atau rapid test.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, mengatakan kesepakatan rapid test antibodi tersebut sudah dibahas dan disetujui oleh pemerintah daerah di kawasan Malang Raya.

"Malang Raya sudah komitmen rapid test antibodi, bukan rapid test antigen," ujar Dewanti, Selasa (22/12/2020).

Dilanjutkan Dewanti, ketika wisatawan tidak dapat menunjukan hasil nonreaktif rapid test antibodi, maka wisatawan tersebut akan disuruh kembali atau melakukan tes cepat mandiri. 

"Kami akan meminta wisatawan tersebut balik kanan. Kedua dia harus tes sendiri, tidak difasilitasi oleh pemerintah," terangnya.

Dewanti telah menandatangani surat edaran terkait kewajiban menunjukan tes antibodi.

Politisi PDIP itu mengatakan SE akan dikeluarkan pada Selasa siang ini.

"Tadi sudah saya tandatangani namun ada hal yang perlu dilengkapi. Siang ini bisa keluar," ujarnya.

Kabag Humas Pemkot Malang, M Nur Widianto, mengemukakan pihaknya juga mewajibkan wisatawan yang akan menginap di hotel menunjukan hasil nonreaktif rapid test antibodi.

Awalnya, Pemkot Malang memang berencana memberlakukan rapid test antigen, namun kemudian rencana itu berubah.

"Awalnya kami bermaksud menyelaraskan aturan dari pusat, hanya itu belum kami payungi peraturan. Lalu Pak Wali menilai langkah ini harus selaras dengan Malang Raya. Kemarin, kami komunikasi dengan Wali Kota Batu, Ibu Dewanti, khusus ke hotel, dengan berbagai pembahasan, gradenya diturunkan," ujar Widianto.

Pemkot Malang memfokuskan penertiban hasil tes antibodi ditujukan kepada wisatawan yang hendak menginap di hotel.

Cukup susah bagi Pemkot Malang jika harus memeriksa surat keterangan non reaktif terhadap setiap orang yang keluar masuk Kota Malang

"Warga kami juga ada yang keluar masuk karena bekerja di luar kota. Maka kami fokuskan untuk yang menginap di hotel," ujarnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved