Breaking News:

Penanganan Covid

Daftar Zona Merah Jatim Hari Ini Rabu 23 Desember 2020: Tulungagung, Kota Malang, Bojonegoro Merah

Intip daftar zona merah Jatim hari ini Rabu 23 Desember 2020: Tulungagung, Kota Malang, Bojonegoro zona merah, Jombang, Blitar, Jember zona oranye

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
infocovid19.jatimprov.go.id
Peta zona merah Covid-19 Jatim update Rabu 23 Desember 2020 

23. Kabupaten Pamekasan 

24. Kabupaten Lamongan

25. Kabupaten Ngawi

26. Kabupaten Bangkalan 

27. Kabupaten Madiun

28. Kabupaten Pasuruan

29. Kabupaten Situbondo 

30. Kabupaten Jombang 

31. Kota Batu 

32. Kabupaten Jember 

33. Kota Blitar

Baca juga: Kenaikan Volume Kendaraan di Kota Malang Diprediksi Mulai 23 Desember 2020, Jelang Libur Nataru

Baca juga: Mahasiswa UMM Ingin Wujudkan Aplikasi Pembelajaran E-LEMUR, Esai Aplikasi Ini Antar jadi Juara

  • Daftar zona kuning (daerah dengan risiko rendah penularan Covid-19 di Jatim)

- Nihil

 

- Nihil

Baca juga: Sembuh dari Corona, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Bagi Tips Siasati Hadapi Covid-19

Baca juga: Bu Risma dan Lima Menteri Baru Lainnya Kompak Pakai Jaket Biru, Ternyata Ini Filosofi dan Maknanya

  • Berita terkait virus corona di Jawa Timur:

Ruwet, Antrean Rapid Test Antigen Bikin Ratusan Penumpang di Bandara Juanda Gagal Terbang

Ratusan penumpang di Bandara Juanda antre rapid test antigen, Selasa (22/12/20).
Ratusan penumpang di Bandara Juanda antre rapid test antigen, Selasa (22/12/20). (SURYAMALANG.COM/Fikri Firmansyah)

Ratusan penumpang di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, gagal terbang karena antrean rapid test antigen, Selasa (22/12/2020).

Kebanyakan dari mereka gagal terbang karena mengantre untuk melakukan rapid test antigen di teminal satu (T1), sedangkan di sisi lain waktu terus mendekati jadwal keberangkatan penerbangan.

Adapun para penumpang yang banyak mengalami gagal terbang karena sibuk antre rapid test antigen, rata-rata didominasi penumpang penerbangan maskapai Lion Air Group (Wings Air, Lion Air dan Batik Air).

Seperti yang dialami Devina, salah satu penumpang maskapai Wings Air.

Devina mengatakan dirinya gagal terbang ke Bandung karena saat sudah memasuki jadwal keberangkatan, ia masih tengah sibuk mengurus syarat rapid test antigen.

"Tadi sebenarnya udah kerasa bakalan gagal terbang, karena nomor antrean saya juga panjang, jadi ya terpaksa gagal terbang, rencana tiket akan discheduled, soalnya tadi sempat tanya sama pihak maskapai wings air yang ada di T1, katanya bisa," jelas Devina saat ditemui SURYAMALANG.COM di Kantin Domestik, Bandara Juanda, T1, Selasa (22/12/20).

Hal yang sama juga dialami Ardi, salah satu penumpang maskapai Lion Air tujuan Batam.

Sama halnya dengan Devina, Ardi mengaku dirinya gagal terbang karena terlalu sibuk mengurus persyaratan penerbangan berupa negatif Covid-19 yang dikeluarkan dari hasil tes rapid test antigen.

Baca juga: Berwisata ke Batu Harus Tunjukan Hasil Nonreaktif Rapid Test, Jika Tak Punya Bisa Tes di RS Terdekat

Baca juga: Calon Penumpang KA di Stasiun Mojokerto Protes Aturan Wajib Rapid Test Antigen, Minim Sosialisasi

Adanya ratusan penumpang yang gagal terbang hari ini gegara sibuk antre layanan rapid test antigen, dibenarkan juga oleh Stakeholder Relation Manager Bandara Juanda, Yuristo Ardhi Hanggoro.

Menanggapi hal tersebut sendiri, Yuristo mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi terus dengan pihak-pihak maskapai terkait, khususnya yang penumpangnya mengalami gagal terbang gegara terlalu sibuk mengantre untuk melakukan rapid test antigen di Bandara Juanda.

Menurut Yuristo, melihat kepadatan pengunjung di area rapid test, Bandara Juanda sendiri sejatinya telah melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengurai kepadatan pengunjung.

“Kami lakukan beberapa langkah antisipasi yaitu melakukan perubahan flow antrean pendaftaran, area tunggu pembayaran, pengambilan sampel, dan area tunggu pengambilan hasil."

"Selain itu kami juga menambahkan fasilitas kursi sebanyak 250 buah kursi dan tenda untuk antrian serta membagi air mineral,” jelasnya.

Bandar Udara Internasional Juanda juga menambah kuota layanan rapid test antigen.

“Hari ini kami menambah kuota sebanyak 100 untuk layanan rapid test antigen."

"Total keseluruhan rapid test antigen hari ini yang terlayani sebanyak 900 orang."

"Selain itu kami juga menambah SDM yang bertugas di area rapid yaitu 30 orang petugas Angkasa Pura Support, 11 orang petugas kesehatan dari Ultra Medica dan 15 orang dari pegawai PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara Juanda yang diantaranya adalah rekan-rekan yang dinas malam hari sebelumnya kami perbantukan untuk dinas pagi hari ini,” jelas Yuristo.

Selain melakukan langkah antisipasi, tentunya Bandar Udara Internasional Juanda juga akan selalu berkordinasi dengan pihak maskapai.

“Saat ini maskapai telah membuka layanan reschedule atau refund dengan syarat calon penumpang wajib menunjukan hasil rapid test antigen,” ujar Yuristo. 

Catatan Redaksi: Bersama kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak)

(Fikri Firmansyah/SURYAMALANG.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved