Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Tempat Wisata Tutup, Dishub Kabupaten Malang Tetap Berjaga di Kawasan Rawan Macet

Meski tempat wisata tutup, Dinas Perhubungan Kabupaten Malang tetap berjaga di beberapa titik rawan kemacetan.

SURYAMALANG.COM/M Erwin
Kepala Dishub Kabupaten Malang, Hafi Lutfi 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Meski tempat wisata tutup, Dinas Perhubungan Kabupaten Malang tetap berjaga di beberapa titik rawan kemacetan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Hafi Lutfi, menerangkan ada 5 titik berpotensi kemacetan saat Natal dan Tahun Baru, di antaranya, Simpang Empat Kepuharjo Kecamatan Karangploso, Jalan Raya Singosari KM 77-78, serta Pasar Singosari Kecamatan Singosari, Jalan Raya Asrikaton KM 2-3, Kecamatan Pakis, Jalan Raya Krebet Bululawang KM 1-2 Kecamatan Bululawang Jalan Raya Kebonagung Pakisaji KM 95-96 Kecamatan Pakisaji.

"Di sana itu titik temu arus kendaraan mengarah ke Malang, Surabaya dan Kota Batu. Apalagi kalau weekend atau hari libur volumen kendaraan meningkat," beber Lutfi ketika dikonfirmasi pada Rabu (23/12/2020).

Lutfi memprediksi kemacetan akan terjadi pada  24 Desember 2020 hingga 26 Desember 2020 

"Lalu terjadi lagi kemungkinan macet pada tanggal 30 Desember sampai 3 Januari itu untuk liburan tahun baru," ucap Lutfi.

Lutfi menugaskan 25 personel itu berjaga di 5 titik rawan kemacetan tersebut.

"Setiap titik nanti ada 5 personel Dishub yang akan membantu Satlantas Polres Malang untuk mengatur lalu lintas di sana," tutupnya.

Sementara itu, Lutfi memastikan pihaknya tak menerapkan pengecekan rapid test antigen di terminal, seperti halnya di Singosari, Karangploso, Wonosari, Dampit dan Gondanglegi 

Nihilnya pengecekan karena rata-rata terminal di Kabupaten Malang masih tipe C.

"Tidak ada pengecekan tes rapid ataupun ted swab mas karena terminal di Kabupaten Malang tipenya masih C," ucapnya.

Kata Lutfi terminal tipe C hanya mengangkut penumpang antar desa di Kabupaten Malang.

"Jadi tidak perlu tes usap kan orang antar desa di dalam Kabupaten. Beda kalau tipe A dan B yang mengangkut penumpang antar provinsi ataupun antar kota," jelasnya.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved