Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Akhir Pelarian Begal Sadis Asal Sampang, Selalu Bawa Celurit Setiap Beraksi di Surabaya

Berakhir sudah pelarian Slamet dan Sakur yang diduga terlibat dalam pembegalan motor di sejumlah lokasi di Surabaya.

Editor: Zainuddin
surya/istimewa
ILUSTRASI. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Berakhir sudah pelarian Slamet dan Sakur yang diduga terlibat dalam pembegalan motor di sejumlah lokasi di Surabaya.

Dua begal sadis ini terakhir beraksi di Jalan Pragoto, Surabaya pada April 2019.

Pelaku membacok korban sampai tewas.

"Kami mengidentfikasi mereka melalui rekaman CCTV. Mereka sempat buron selama dua tahun," kata Kompol Ambuka Yudha Hardi Putra, Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (9/1/2021).

Dua tersangka ini berperan sebagai eksekutor.

Bahkan Slamet yang membacok korban karena berusaha mempertahankan motornya.

"Kami masih memburu pelaku yang berperan sebagai penumpang ojek online," imbuhnya.

Menurutnya, komplotan begal motor ini sudah beraksi beberapa kali di Surabaya.

Dalam catatan kepolisian, Slamet dan Sakut merupakan residivis terkait kasus pembegalan motor.

"Mereka membawa motor hasil kejahatan ke Madura," terang Ambuka.

Setiap beraksi, komplotan ini selalu membawa celurit untuk menakut-nakuti korban.

"Namun saat kejadian di Jalan Pragoto, korban berusaha mempertahankan motornya dan teriak minta tolong."

"Pelaku langsung menyabetkan celurit ke dada korban," tandasnya.

Sementara itu, Slamet mengaku pernah beraksi di Jalan Pragoto, Jalan Srengganan Lebar, dan Jalan Simolawang Baru.

"Kalau di tempat lain, korbannya lari dan motornya ditinggal," kata Slamet.(FIRMAN RACHMANUDIN)

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved