Breaking News

Doa Ustaz Abdul Somad Setelah Syekh Ali Jaber Meninggal: Aku Ingin Satu Majelis Bersamamu di Surga

Ustaz Abdul Somad menyampaikan duka mendalam saat mengetahui kabar kepergian Syekh Ali Jaber untuk selamanya. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Kolase Instagram @ustadzabdulsomad_official dan Tribunnews
Potret Ustaz Abdul Somad dan Almarhum Syekh Ali Jaber 

SURYAMALANG.COM - Kabar Syekh Ali Jaber meninggal dunia meninggalkan duka mendalam kepada banyak masyarakat Indonesia tak terkecuali Ustaz Abdul Somad.

Melalui akun Instagram pribadinya, Ustaz Abdul Somad menyampaikan duka mendalam saat mengetahui kabar kepergian Syekh Ali Jaber untuk selamanya. 

Ustaz Abdul Somad juga membagikan foto kenangan dirinya bersama almarhum Syekh Ali Jaber

Terlihat keakraban antara Ustaz Abdul Somad dan Syekh Ali Jaber yang ternyata dulu pernah mengisi kegiatan tausiyah bersama. 

Syekh Ali Jaber meninggal dunia hari ini, Kamis (14/1/2021) dalam keadaan negatif Covid-19.
Syekh Ali Jaber meninggal dunia hari ini, Kamis (14/1/2021) dalam keadaan negatif Covid-19. (Tribunnews)

Baca juga: VIDEO Kesaksian Aa Gym Usai Takziah ke Syekh Ali Jaber: Demi Allah, Wajahnya Bersih dan Tersenyum

Baca juga: VIDEO Profil Syekh Ali Jaber, Pendakwah Asal Madinah yang Usia 10 Tahun Sudah Hafal 30 Juz Alquran

“Selesai tausiyah untuk malam tahun baru. Kami makan di rumah jamaah."

"Dari masjid menuju rumah jamaah, beliau curhat, "Ada beberapa orang yang nelpon saya. Komplen. Kenapa saya ngucapkan ta'ziyah untuk enam syuhada'."

"Saya alihkan ke cerita lain. Saya tak ingin kami larut dalam kemarahan. Jarang-jarang jumpa."

"Saya ingin santai, duduk dengan orang berilmu,” tulis UAS dalam keterangan foto yang diunggahnya di Instagram. 

Foto kebersamaan UAS dan Syekh Ali Jaber
Foto kebersamaan UAS dan Syekh Ali Jaber (Instagram @ustadzabdulsomad_official)

Baca juga: Foto-foto Syekh Ali Jaber Bersama Istri dan Anak-anaknya, Sosok yang Patut Dijadikan Ayah Teladan

Baca juga: Cerita Syekh Ali Jaber Jadi WNI, Pernah Diminta Uang Tapi Takdir Allah Malah Gratis

“Saat akan shalat, beliau persilahkan saya jadi imam sambil mengatakan, "Min ahlil-'ilmi", saya jawab, "min ahlil-Qur'an", beliau pun maju,” tulisnya kembali.

Pertemuan yang singkat itu, rupanya sangat memberikan arti yang mendalam bagi UAS.

“Pertemuan itu singkat. Tapi padat manfaat. Satu majelis ilmu. Satu majelis shalat berjamaah. Satu majelis makan bersama orang-orang sholih. Aku ingin satu majelis bersamamu di surga wahai Syaikh Ali Jabir. Bersama Rasulullah Saw,” tulis UAS.

Baca juga: Syekh Ali Jaber Meninggal, Tinggalkan Istri yang Tengah Hamil, Ini Pesan Terakhir Almarhum

Baca juga: Syekh Ali Jaber Punya Cita-cita yang Belum Terwujud Hingga Akhir Hayatnya, Diungkap Adik Kandung

Unggahan UAS tersebut langsung dibanjiri komentar dan doa dari netizen.

“Patah hati terbesar selain melihat orang tua semakin menua dan saya belum sedikitpun berbakti pada mereka, yaitu ditinggal ulama yang selalu berdakwah dijalan Allah SWT. Sebentar lagi ramadhan Syaikh, biasanya ditemani setiap ramadhan. Entah akan seperti apa ramadhan tahun ini, semoga Allah SWT memberikan tempat terindah untukmu Syaikh Ali Jaber #aamiin #syaikhalijaber,” tulis netizen.

"Salah satu tanda, hilang atau dicabutnya ilmu adalah wafatnya seorang Ulama". Innalillahi wainnailahi roji'un, Allahummaghfirlahu warhamhu wa 'afihi wa'fuanhu. Semoga Allah memberikan surga firdaus untuk mu syaikh Ali Jaber,” tulis netizen lainnya.

“Innalillahi wa innailaihi raaji'un sesungguhnya kita adalah milik Allah dan semuanya akan kembali pada Allah SWT...Aamiin Ya Rabbal Allamiin jgn lupa ya Ustadz jika Ustad berada di syurga cari sy ya Ustadz klo tidak ada sampaikan kepada Alloh saya ingin berkumpul bersama orang orang sholeh d syurga,” tulis netizen.

Seperti diketahui, Syekh Ali Jaber meninggal dunia di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta hari ini, Kamis (14/1/2021).

Pendakwah ternama ini dinyatakan negatif corona setelah sebelumnya terinfeksi virus tersebut.

Lahir di Madinah, 3 Februari 1976, almarhum sejak kecil telah menekuni membaca Alquran.

Ayahnya yang awalnya memotivasi Ali Jaber untuk belajar Alquran.

Wasiat Syekh Ali Jaber Sebelum Meninggal

Sebelum meninggal dunia, Syekh Ali Jaber sempat mengungkapkan wasiatnya hingga keingingannya menikahkan sang anak.

Sang istri yakni Umi Nadia pernah menceritakan wasiat Syekh Ali Jaber.

Syekh Ali Jaber wafat ingin dimakamkan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Melansir Tribun Sumsel: Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Ini Wasiat Syekh Ali Jaber Hingga Ingin Nikahkan Anak, Ali Jaber beralasan, Lombok mempunyai pesan tersendiri baginya.

Hasan lahir di Lombok.

“Ketika saya di Lombok ini, saya jauh lebih merasa nyaman.

Pertama saya berjuang di Indonesia memang di Lombok, anak saya lahir di Lombok,” ujarnya dalam Syekh Ali Jaber di channel sasak update yang diunggah ke YouTube, 30 Desember 2020.

“Kakek saya dua-duanya kelahiran Lombok.

Kakek saya meninggal mati syahid melawan penjajah Jepang di Ampenan Lombok.

Saya sampaikan ke Pak Jokowi waktu ketemu, saya sebenarnya cucu pahlawan tapi belum terdaftar.

Bahkan ayah dari ibu saya sendiri termasuk dia juga kelahiran Indonesia di Bumiayu dan adiknya juga kelahiran Lombok,” ujar Ali Jaber di channel sasak update.

Syekh Ali Jaber juga berkeinginan ingin dimakamkan di Madinah.

Namun berhubung dia berada di Indonesia, dia pun berwasiat untuk dimakamkan di Pulau Seribu Masjid tersebut jika dia wafat.

“Ya Allah walaupun saya memilih, memohon meninggal di Madinah. Kalau saya ditetapkan meninggal di Indonesia, mohon saya mau dimakamkan di Lombok,” ucapnya.

Ali Jaber juga mempunyai keinginan mulia membina anak-anak diLombok menjadi calon penghafal Alquran.

“Lombok termasuk pulau kesayangan saya, makanya saya tadi sampaikan ke Pak Kanwil, Insya Allah rencana kami bersama Kapolda, untuk kita kedepan memimpin, membina anak anak Lombok menjadi calon hafidz dan hafidzah untuk acara Hafidz Indonesia di RCTI,” pungkasnya.

Mau Nikahkan Anak

Ali Jaber menyampaikan Hasan lebih pintar darinya.

“Hasan sudah usia 20, Mau menikah sekarang atau nanti saja? Kata Ali Jaber ke Hasan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved