Breaking News:

Berita Mojokerto Hari Ini

Pelajar SMP Tewas Tenggelam saat Hendak Mancing Ikan di Sungai Sadar Kecamatan Ngoro Mojokerto

Pelajar SMP Tewas Tenggelam saat Hendak Mancing Ikan di Sungai Sadar Kecamatan Ngoro Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/M Romadoni
Lokasi bocah SMP tenggelam di Sungai Sadar, Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Bocah SMP kelas 9, tenggelam saat berenang hendak mancing ikan di Sungai Sadar, tepatnya di bawah Jembatan Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Korban bernama Ahmad Janinul Abidin (15)  warga Dusun Toyorono, Desa Sukoanyar tersebut ditemukan meninggal karena tenggelam di sungai Sadar, pada Sabtu (16/1/2021).

Kanit Reskrim Polsek Ngoro, Ipda Selimat mengatakan pihaknya mendapat laporan terkait kejadian bocah tenggelam.

Dia bersama Waka Polsek Ngoro, AKP M. Sohibul Yakin dan masyarakat setempat dibantu relawan melakukan pencarian korban tenggelam di sungai.

Baca juga: Setelah 15 Hari, Banjir yang Merendam Ratusan Rumah di Mojokerto Surut pada Sabtu 16 Januari 2021

Jenazah korban ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa sekitar dua meter dari titik tenggelam. Sedangkan, lokasi korban tenggelam berada di tengah sekitar lima meter dari tepi sungai.

"Jenazah bocah tenggelam di Sungai Sadar  sudah ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB," ungkapnya, Sabtu (16/1/2021).

Menurut dia, berdasarkan keterangan saksi kronologi kejadian berawal saat korban bersama tiga orang temannya yaitu Lutfi (14), Afan (18), Dinda (14) hendak memancing ikan di bongkahan batu yang berada di bawah jembatan Desa Sukoanyar, sekitar pukul 10.00 WIB.

Saksi Lutfi terlebih dahulu berada di tempat bongkahan batu jembatan yang letaknya di tengah sungai.

Korban bersama temannya hendak menyusul dan mereka berenang ke tengah sungai.

Namun, Dinda dan korban yang diduga tidak bisa berenang tiba-tiba tenggelam di sungai.

Saksi Afan berupaya menolong Dinda dengan menariknya ke tepi sungai. Celakanya, korban yang mengenakan celana pendek warna hitam berada di tengah sungai sehingga tak tertolong akhirnya tenggelam.

"Korban tenggelam diduga kerena tidak bisa berenang dan jenazah ditemukan tersangkut ranting di bawah sungai," ucap Selimat.

Jenazah korban dievakuasi dari dalam sungai ke daratan dan dilakukan identifikasi di RS. Mawaddah Medika, Desa Purwojati, Kecamatan Ngoro.

Hasil identifikasi tidak ada luka di tubuh korban. Pihak keluarga membuat surat pernyataan yang menolak jenazah korban dilakukan autopsi.

"Dipastikan korban meninggal karena tenggelam dan jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan," jelasnya. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved