Zona Merah Jawa Timur Hari Ini Senin 25 Januari 2021: Ada 7 Daerah Termasuk Ponorogo dan Nganjuk
Daftar zona merah corona Jawa Timur ada tujuh daerah yang masuk zona merah di antaranya Ponorogo, Magetan, dan Nganjuk. Malang oranye dan Batu kuning.
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
29. Kabupaten Tulungagung
Daftar zona kuning (daerah dengan risiko rendah penularan Covid-19 di Jatim)
1. Kota Batu
Daftar zona hijau (daerah tidak terdampak Covid-19)
nihil
Berita terkait PPKM di Jawa Timur:
1. Sepekan Penerapan PPKM, Jumlah Kasus Positif Virus Corona di Kabupaten Nganjuk Mengalami Penurunan

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dirasa berhasil menurunkan jumlah kasus positif virus corona di Kabupaten Nganjuk.
Hal ini setelah dalam sepekan terakhir terjadi trend penurunan jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Nganjuk.
Wakil Bupati Nganjuk yang juga Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, adanya peningkatakan kesadaran masyarakat Kabupaten Nganjuk untuk menjalankan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari berkumpul diduga dapat menurunkan angka kasus positif corona.
"Untuk itu, kami akan terus lakukan penerapan Prokes dengan menjalankan 3M akan terus disosialisasikan dengan gencar, dan juga penerapan PPKM akan semakin diperketat," kata Marhaen Djumadi, Minggu (24/1/2021).
Dijelaskan Marhaen Djumadi, pihaknya melihat akibat kesadaran masyarakat yang rendah dalam penerapan disiplin Prokes beberapa waktu lalu telah membuat penambahan kasus positif Covid-19 melonjak cukup signifikan.
Bahkan, dalam sehari sempat ada peningkatan kasus positif corona mencapai 230 kasus. Dan Kabupaten Nganjuk sempat menduduki peringkat pertama penambahan kasus Covid-19 harian se-Jatim.
"Itu terjadi dua hari sebelum penerapan PPKM di Kabupaten Nganjuk, dan itu sempat membuat Satgas seperti dicambuk untuk bekerja lebih ekstra maksimal lagi untuk menurunkan kasus positif corona," ucap Marhaen Djumadi.
Menurut Marhaen Djumadi, angka pertambahan kasus Covid-19 dapat ditekan jika masyarakat mempunyai kepedulian yang sama untuk menjadi pelopor dalam gerakan disiplin 3M. Tidak hanya memberikan imbauan tapi diikuti dengan ketegasan dalam kebijakan.
"Dan kami optimis angka harian positif Covid-19 di Kabupaten Nganjuk masih bisa ditekan lagi menjadi satu digit apabila ada keterlibatan RT, RW, Perangkat Desa/Kelurahan, Kepala Desa/Kelurahan, Forpimcam, Forpimda, ASN, DPRD, Ormas, Media dan sebagainya," tandas Marhaen Djumadi.
Oleh karena itu, imbuh Marhaen Djumadi, dengan disiplin 3M, yakni memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan setiap memulai dan selesai melakukan kegiatan dengan air yang mengalir dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan, pihaknya percaya Kabupaten Nganjuk yang saat ini zona merah akan berubah menjadi zona kuning bahkan menjadi zona hijau.
"Namun kalau masyarakat tetap abai maka pemerintah akan lebih keras menekan masyarakat dalam peraturannya. Tapi kalau kesadaran masyarakat tinggi akan disiplin Prokes Covid-19 pemerintah akan lebih longgar terapkan aturan. Sehingga Ekonomi, Kesehatan, Pertanian, Keagamaan dan Kegiatan masyarakat akan berjalan tanpa ada hambatan," tutur Marhaen Djumadi.
Sementara itu hingga hari ini Jumlah Kasus Positif Corona di Kabupaten Nganjuk telah mencapai 2.069 kasus. Ini setelah adanya penambahan kasus positif corona hari ini, Minggu (24/1/2021) sebanyak 39 kasus.
Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
(Achmad Amru Muiz/atih Fardiyah/ SURYAMALANG.COM)