Berita Malang Hari Ini
Prof Adi Susilo PhD: Dentuman Keras di Malang Berasal dari Aktivitas di Permukaan Bumi
Prof Adi Susilo PhD menyebutkan soal dentuman yang terdengar sampai di Malang pada Rabu dini hari bukan aktivitas dari dalam bumi.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pakar kebencanaan Universitas Brawijaya (UB) Prof Adi Susilo PhD menyebutkan soal dentuman yang terdengar sampai di Malang pada Rabu dini hari bukan aktivitas dari dalam bumi. Tapi dari permukaan bumi. Namun belum diketahui kegiatannya.
"Sebuah kegiatan di atas permukaan bumi dengan aktifitas tekanannya besar," jelas Adi yang merupakan Dekan FMIPA UB pada suryamalang.com, Rabu (3/2/2021).
Dijelaskan, ia sudah ngombrol dengan Kepala BMKG Karangkates dan Tretes. Bahwa tidak ada aktifitas di dalam bumi. Jika ada pasti sudah tercatat di sistemnya," kata Adi.
Aktifitas di permukaan bumi apa, mungkin sebuah rahasia. Sebab ia dapat laporan tentang dampaknya. Ada beberapa rumah yang benda di dalamnya pecah atau pot terguling. Sedang dari Gunung Semeru juga bukan.
Dikatakan, semalam memang Malang hujan. Namun tidak ada hujan deras disertai petir. Sehingga tidak bisa disangkutkan dengan hal itu.
Salah satu warga Malang, Aisyah mendengar dentuman keras pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.30 an.
Saat itu ia masih mengedit video di kamar sambil melakukan percakapan lewat WA dengan temannya.
"Iki dentuman opo se? Kamu gak kroso a?" tanya April, teman Aisyah saat chating.
Awalnya ia juga tidak merasakan. Ia disuruh diam dulu dan baru mendengar dua kali dentuman.
Ia menggambarkan seperti suara benda jatuh yang keras dari kejauhan. Namun setelah itu tidak mendengarkan lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pakar-kebencanaan-universitas-brawijaya-ub-prof-adi-susilo-phd.jpg)