3 Ahli Jelaskan Dentuman Misterius di Malang, Pasuruan dan Banyuwangi, Ini Beberapa Pemicunya
Ini kata para ahli soal dentuman misterius di Malang, Pasuruan hingga Banyuwangi, ada beberapa pemicu
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Terangkum 3 penjelasan ahli soal dentuman misterius di Malang, Pasuruan dan Banyuwangi.
Ahli yang mengungkap pendapatnya soal dentuman misterius di Malang Ini mengungkap sejumlah pemicunya.
Selain itu, diketahui pula jenis suara dentuman yang berasal dari gempa berbeda dari jenis dentuman misterius di Malang hingga Banyuwangi.
Sebelumnya, suara dentuman misterius terdengar dan dilaporkan warga di Malang dan Pasuruan, Jawa Timur.
Laporan ini banyak disampaikan warga melalui media sosial pada Selasa (2/2/2021) malam hingga Rabu (3/2/2021) subuh.
• 8 Rumah Rusak dan 2 Orang Dikabarkan Hilang Terseret Arus saat Banjir Pasuruan
• 5 Desa di Rejotangan Tulungagung Dilanda Banjir Kiriman Wilayah Pegunungan
Berbeda dengan suara- suara dentuman yang dilaporkan di beberapa kota lain sebelumnya, suara yang terdengar kali ini diketahui berulang dan dalam rentang waktu yang cukup panjang.
Berikut ini sejumlah twit warga terkait dentuman yang terjadi di Malang:
Akan tetapi suara dentuman berulang itu dipastikan bukan berasal dari gempabumi.
1. Penjelasan BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan apabila dentuman itu bukan berasal dari aktivitas gempa.
Apabila dentuman berasal dari gempa, maka bunyinya tidak terdengar berulang.
Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono.
Pernah di jogja th 2006? Saat itu gempa Jogja sering bunyi. Ya dentuman 'dunggg!' gitu, tidak 'blang blung' (bunyi berulang)," jelas Daryono dikutip dari Kompas.com artikel 'Dentuman Misterius di Malang, Ini Penjelasan PVMBG, BMKG dan Lapan'.
Untuk itu dirinya memastikan suara dentuman yang dilaporkan terdengar di sebagian wilayah Jawa Timur bukan berasal dari aktivitas gempa.
• Dikaitkan dengan Isu Kudeta Partai Demokrat, Moeldoko : Saya Tak Menolak Jadi Capres Lewat Demokrat
• Banjir di Desa Kepulungan Pasuruan, Jalur Surabaya-Malang Tertutup Material Sampah
2. Penjelasan PVMBG
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-langit-mendung-berita-suara-dentuman-misterius-di-malang.jpg)