Breaking News:

Berita Lumajang Hari Ini

Pemkab Lumajang Tak Masukan Larangan Penahanan Ijazah untuk Lamar Kerja Dalam Raperda, Ini Alasannya

Tahun 2019 di Lumajang ada laporan 4 perusahaan yang melanggar aturan penahanan ijazah.

TWITTER
ilustrasi ijazah 

Berita Lumajang Hari Ini
Reporter: Tony Hermawan
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | LUMAJANG - Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada tahun 2016 mengeluarkan Perda Ketenagakerjaan.

Dalam Pasal 42 termaktub bahwa setiap perusahaan dilarang menahan surat berharga karyawan, satu di antaranya ijazah.

Lazimnya, setelah aturan itu disahkan tentu setiap daerah-daerah akan membuat perda serupa.

Namun di Lumajang kondisinya berbeda.

Penahanan ijazah tidak masuk raperda inisiatif tahun 2021. 

Padahal menurut Betty Triana Kepala Seksi Syarat Kerja, Upah & Jaminan Sosial Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Lumajang, dalam setahun terakhir masalah penahanan menjadi masalah serius.

"Kalau desas-desus masih tahun kemarin masih ada. Tahun 2019 saja kami mendapat laporan ada 4 perusahaan yang melanggar aturan itu," ujar Betty, Jumat (19/2/2021).

Betty menjelaskan adanya praktik pelanggaran di lapangan pihaknya tidak bisa sepenuhnya menyalahkan perusahaan.

Sebab perusahaan pada bidang pekerjaan tertentu mempunyai pertimbangan melakukan penahanan ijazah.

"Mungkin perusahaan mikir gini kenapa menahan agar karyawan tidak seenaknya saja resign. Terus kalau di penjualan kan mungkin ada karyawan yang nakal, kalau ada kesalahan mungkin itu bisa buat jaminan. Mungkin maksudnya gitu," katanya.

Meski demikian, lanjut Betty, pemerintah daerah semestinya bisa memberikan solusi solutif guna memastikan memastikan keamanan dan kenyamanan pekerja.

"Ya harusnya ada karena aturan itu sudah ada di perda," ujarnya.

Sementara terkait hal ini, Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Anang Achmad Syaifuddin selaku pihak yang merancang draft perda insiatif mengatakan, selanjutnya akan kembali mengkaji masalah tersebut.

"Oh ya nanti dipertajam lagi di pembahasannya," tandas Anang.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved