Berita Malang Hari Ini

Kapolres Malang Tanggapi Video Diduga Penembakan Gus Idris Ulama Asal Malang

Kapolres Malang Hendri menyatakan, dirinya telah menginstruksikan jajarannya untuk mencari fakta dalam video yang telah viral itu.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
YouTube Gus Idris Official
Video penembakan Gus Idris, ulama muda asal Desa Babadan, Kabupaten Malang Dalam lingkaran adalah mobil yang diduga ditumpangi oleh pelaku penembakan 

Penulis: Erwin Wicaksono , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar turut menanggapi beredarnya video yang memaparkan penembakan yang dialami oleh ulama muda Gus Idris alias Idris Al Marbaway.

Kapolres kelahiran Solok Sumatera Barat ini menyatakan jika pihaknya masih memastikan kebenaran di balik video yang beredar via YouTube tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS : Beredar Video Diduga Penembakan Gus Idris Ulama Asal Malang

"Masih kami cek," ujarnya singkat ketika dihubungi pada Selasa (2/3/2021).

Hendri menambahkan, dirinya telah menginstruksikan jajarannya untuk mencari fakta dalam video yang telah viral itu.

"Saat ini kami dulu guna mencari kebenarannya," ucap Hendri.

Sebagai informasi, channel YouTube Kura Batok TV mengunggah video yang memaparkan detik-detik penembakan Gus Idris pada malam hari.

Tampak ketika dalam perjalanan, tiba-tiba ada tembakan dari sisi kanan Gus Idris. Tembakan tersebut diduga mengenai dada kanan Gus Idris.

Bahkan chanel YouTube Gus Idris Official juga telah mengunggah Video itu disertai penjelasan dari para santri yang juga menjadi saksi mata saat kejadian.

Seperti diberitakan sebelumnya, beredar video yang memaparkan ulama muda asal Desa Babadan, Kabupaten Malang Idris Al Marbawy alias Gus Idris menjadi korban penembakan.

Video yang diunggah di channel YouTube milik Gus Idris itu memaparkan detik-detik peristiwa dugaan penembakan.

Tampak Gus Idris berjalan menuju mobil terkena dugaan tembakan hingga terkapar.

Video diunggah berdurasi 4 menit 14 detik. Saat berjalan hingga durasi 56 detik terdengar suara dentuman peluru layak suara tembakan.

Kemudian Gus Idrus tiba-tiba terkapar dengan mengalami luka di bagian dada kanan.

Beberapa santri dan anaknya langsung membawa Gus Idris menuju ke mobil untuk dievakuasi ke rumah sakit.

Fakta dalam video tersebut masih semu. Pasalnya lokasi kejadian peristiwa tersebut tidak dijelaskan dalam video.

Hingga kini, SURYA tengah mencari fakta dan berupaya meminta keterangan Gus Idris terkait kebenaran dalam video tersebut.

Sebagai informasi, Gus Idris merupakan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Thoriqul Jannah Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved