Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Sistem Sanitary Landfill di TPA Supiturang Kota Malang Olah Sampah Jadi Biogas

Pemerintah Kota Malang kini mulai melakukan pengolahan sampah menggunakan sistem sanitary landfill di TPA Supiturang.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: isy
Pemkot Malang
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Wali Kota Malang Sutiaji saat melakukan peninjauan sanitary landfill di TPA Supit urang kota Malang pada Selasa, (16/3/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Pemerintah Kota Malang kini mulai melakukan pengolahan sampah menggunakan sistem sanitary landfill di TPA Supiturang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Wahyu Setianto, mengatakan bahwa sanitary landfill ini merupakan sistem dalam mengolah sampah dengan cara menumpuk sampah dengan coral (bebatuan).

"Jadi caranya sampah itu dipadatkan, kemudian ditumpuki coral. Dari situ maka akan keluar lijit (cairan sampah) yang nantinya dapat dimanfaatkan menjadi bio gas," ucapnya, Selasa (16/3/2021).

Sistem sanitary landfill di Kota Malang merupakan bantuan dari Jerman yang telah diproses sejak tahun 2018 lalu.

Sistem tersebut ditempatkan di TPA Supiturang dengan luasan sekitar 25 hektare.

Wahyu mengatakan dengan adanya sanitary landfill ini diharapkan dapat mengelola 400 ton sampah di Kota Malang dari 700 ton sampah per harinya.

Sementara 300 ton sisanya diolah melalui proses komposting melalui rumah kompos maupun bank sampah yang ada di Kota Malang.

"Sanitary landfill ini mengolah sampah non organik. Jadi sebelum masuk ke sistem ini, lebih dulu dilakukan pencacahan dan pemilihan sampah," ucapnya.

Dalam prosesnya, Wahyu menjelaskan, bahwa sampah lebih dulu dipadatkan menjadi satu sebelum ditumpuki oleh coral agar nanti keluar cairan sampah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved