Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Ini Perbedaan PPDB SMA/SMK Jawa Timur pada 2020 dan 2021

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyosialisasikan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 di Batu Suki, Kota Batu

SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi saat menjelaskan sistem PPDB Jawa Timur pada 2021. 

SURYAMALANG.COM, BATU – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyosialisasikan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 di Batu Suki, Kota Batu, Senin (6/4/2021) malam.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi mengatakan, ada sejumlah perbedaan antara PPDB 2020 dengan 2021.

"Ada lima jalur. Pertama, jalur afirmasi. Jalur ini diperuntukan bagi siswa keluarga kurang mampu termasuk anak buruh dan disabilitas ringan."

"Kalau disabilitas tahun kemarin masuk zonasi, sekarang afirmasi. Kuotanya 15 persen," ujar Wahid, Senin (6/4/2021).

Kedua adalah jalur perpindahan tugas orangtua. Di samping perpindahan tugas orangtua, juga menampung anak tenaga pendidik atau pengajar. Termasuk juga tenaga kesehatan khusus yang menangani Covid-19.

"Ini kuotanya adalah 5 persen," paparnya.

Ketiga adalah jalur prestasi lomba. Jalur ini juga menampung kuota 5 persen. Kali ini, jalur prestasi lomba berbeda dari tahun kemarin.

Jika tahun lalu lombanya berjenjang dan dilaksanakan oleh pemerintah atau organisasi lembaga yang kerjasama dengan pemerintah, tahun ini tidak.

"Ternyata banyak masukan, sehingga tahun 2021 ini jalur prestasi bisa berjenjang bisa tidak. Bisa dilaksanakan oleh pemerintah atau lembaga secara mandiri. Kami rumuskan, masing-masing ada skornya," urainya.

Bagi siswa penghafal Alquran juga bisa masuk dalam jalur prestasi lomba. Termasuk juga siswa delegasi.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved