Berita Malang Hari Ini
Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) Bantu Sanitasi di Malang
Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) membantu warga untuk membangun sanitasi aman dan sehat di Kota Malang.
SURYMALANG.COM, MALANG - Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) membantu warga untuk membangun sanitasi aman dan sehat di dua kelurahan di Kota Malang.
Pembangunan jamban sehat tersebut dengan model pemberdayaan sehingga masyarakat diharapkan lebih merasa memiliki dan mau menjaganya.
Penandatanganan nota kesepahaman (MOU) antara Yayasan DKK dengan warga penerima manfaat di Balai Kelurahan Tunjungsekar, Kota Malang, Kamis (08/04/2021).
Penerima manfaat diwakili oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Sukun Jaya dan BKM Tunjung Sekar.
Dalam membangun sistem sanitasi dan memberdayakan masyarakat di dua kelurahan tersebut, DKK menggandeng USAID IUWASH Plus sebagai pendukung teknis dan paskakonstruksi.
Hadir dalam penandatanganan MOU tersebut Ketua Dewan Pengurus DKK Kompas Antonius Tomy Trinugroho, Regional Manajer USAID IUWASH Plus Jawa Timur Laksmi Cahyaniwati, Wali Kota Malang Sutiaji, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang Dwi Rahayu, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif.
“Keberadaan DKK ini tak bisa lepas dari Harian Kompas yang sudah lahir sejak tahun 1965."
"Dukungan kami terhadap kegiatan masyarakat ini menjadi bagian dari tanggung jawab kami yang tidak hanya dalam bidang jurnalistik, namun juga dalam pemberdayaan masyarakat,” kata Antonius Tomy Trinugroho, Ketua Dewan Pengurus DKK Kompas dalam rilis yang diterima SURYAMALANG.COM.
Tomy mengatakan, selama ini DKK memang lebih banyak dikenal dalam kegiatannya menyalurkan bantuan untuk warga korban bencana.
Namun, ke depan, DKK akan memperluas cakupan kegiatan termasuk dalam hal pemberdayaan masyarakat seperti yang dilakukan saat itu.
Pemberian bantuan jamban bergulir merupakan program kedua, setelah sebelumnya diberikan kepada warga di Magelang, Jawa Tengah.
Regional Manajer USAID IUWASH Plus Jawa Timur Laksmi Cahyaniwati, mengatakan bahwa, target kegiatan tersebut adalah sanitasi aman dan sehat bagi masyarakat.
“Di sini kami mendorong penggunaan tangka septik kedap, sehingga tidak merusak lingkungan,” katanya.
Oleh karena material untuk membuat sanitasi aman dan sehat itu tidak murah, makanya dibutuhkan keterlibatan pihak swasta.
“Kami mempromosikan tangki septik kedap, sehingga tidak merusak lingkungan. Oleh karena itu sedikit tidak murah. Sementara di satu sisi dana pemerintah terbatas."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ketua-dkk-tomy-trinugroho-regional-manajer-usaid-iuwash-plus-laksmi-cahyaniwat.jpg)