Breaking News:

TEGA NIAN! Dosen Kampus Negeri Cabuli Keponakan Sendiri, Remas-Remas Berlagak Terapi Kanker Payudara

Cabuli Keponakan yang Dirawat Sejak Kecil, Dosen Unej Jadi Tersangka, Ratusan Aktivis Dukung Korban

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Bebet Hidayat
Shutterstock
Ilustarsi - Kasus pencabulan dosen terhadap keponakan di Jember 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Tega nian sang paman ini yang diduga melakukan tindak pencabulan terhadap keponakan sendiri.

Adalah RH, yang berprofesi sebagai dosen di Universitas Jember menjadi tersangka kasus pencabulan keponakannya sendiri.

Ironisnya, keponakan yang diduga dicabuli RH telah lama dirawat oleh sang dosen Unej ini.

Oknum dosen Universitas Jember membungkus perbuatannya dengan alasan melakukan terapi kanker payudara kepada keponakan yamg masih berusia 16 tahun.

Terapi kanker payudara abal-abal itu berbuntut tindakan pelecehan terhadap korban.

Cabuli Keponakan yang Dirawat Sejak Kecil, Dosen Unej Jadi Tersangka, Ratusan Aktivis Dukung Korban
Koalisi Tolak Kekerasan Seksual menggelar aksi secara virtual untuk menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan seksual, Selasa (13/4/2021). Aksi itu dilatarbelakangi kasus pencabulan dosen Universitas Jember berinisial RH terhadap keponakannya. (Sri Wahyunik / SURYAMALANG.COM)

RH ditetapkan tersangka setelah polisi berhasil mengungkap lebih dari dua alat bukti dan seusai menggelar perkara.

Hal ini dipastikan Kanit PPA Satreskrim Polres Jember Iptu Dyah Vitasari, Selasa (13/4/2021).

"Statusnya sudah ditingkatkan menjadi tersangka. Gelar perkara sudah selesai, dan ada kesesuaian antara keterangan saksi dan hasil visum psikiatri," ujar Iptu Dyah Vitasari, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: KRONOLOGI Lengkap Maling Motor Scoopy Beraksi saat Sahur, Ikat Pintu Rumah dengan Tali Sepatu

Dalam perkara itu, kata Vita, pihaknya mengantongi beberapa alat bukti yakni keterangan saksi, keterangan ahli, juga hasil psikiatri.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved