Breaking News:

Nasional

Polemik Vaksin Nusantara Abaikan Saran BPOM, Epidemiolog Dicky Budiman Ingatkan Soal Bahaya

Polemik Vaksin Nusantara Abaikan Saran BPOM, Epidemiolog Dicky Budiman Ingatkan Soal Bahaya

SHUTTERSTOCK/PALSAND
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM - Prosedur yang dilakukan oleh peneliti Vaksin Nusantara sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat, hal ini dikatakan oleh Epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman.

Dicky Budiman menyampaikan hal ini merespons tim peneliti Vaksin Nusantara yang tidak melakukan penghentian uji klinik.

Bahkan, sejumlah anggota DPR diketahui menjadi relawan Vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Soebroto.

"Yang jelas sangat berbahaya untuk kesehatan masyarakat."

"Riset produk kesehatan itu masalah besar yang menyangkut hajat hidup orang banyak," kata Dicky dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas.com, Kamis (15/4/2021).

"Kalau satu lembaga yang punya otorisasi dalam hal riset kesehatan ini diabaikan, berarti pelaku riset ini tak memahami kaidah ilmiah," lanjut dia.

Sebelumnya, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan, Vaksin Nusantara belum layak mendapat izin uji klinis fase II.

Dalam temuan BPOM, sebanyak 71,4 persen relawan uji klinis mengalami Kejadian Tak Diinginkan (KTD), berupa nyeri otot hingga gatal-gatal.

Selain itu, ada sejumlah syarat yang juga belum dipenuhi.

Syarat yang belum dipenuhi di antaranya adalah cara uji klinik yang baik, proof of concept, good laboratory practice, dan cara pembuatan obat yang baik.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved