Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pengamen Asal Dampit Ditangkap Polisi Seusai Bobol Alfamart di Sukun Kota Malang

Awalnya tersangka mencuri di Alfamart daerah Sukun, Kota Malang pada 6 Maret 2021

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: isy
rifky edgar/suryamalang.com
Polresta Malang Kota saat melaksanakan rilis kasus pencurian pada Jumat (16/4/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Satreskrim Polresta Malang Kota telah menangkap Heru Setiawan (27), warga Desa Daplang, Dampit, Kabupaten Malang, karena telah melakukan pencurian di dua toko ritel modern.

Aksi tersangka diketahui berdasarkan hasil pantauan kamera CCTV yang kemudian dilacak oleh Satreskrim Polresta Malang Kota.

Tersangka akhirnya dibekuk di daerah Gondanglegi, Kabupaten Malang, setelah hampir sebulan dilakukan proses pencarian.

"Awalnya tersangka mencuri di Alfamart daerah Sukun, Kota Malang pada 6 Maret 2021. Kemudian mencari lagi di 12 Maret 2021 di Bunulrejo sebelum akhirnya kami tangkap," ucap Wakil Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Hendro Tri Wahyono dalam rilis Jumat (16/4/2021).

Dari barang bukti yang diamankan petugas, tersangka telah menggasak uang senilai Rp 34 Juta, satu buah handphone dan 37 bungkus rokok.

Uang hasil curian tersebut kemudian digunakan oleh tersangka untuk membeli baju, jam tangan dan pistol mainannya.

Kemudian dihabiskan lagi untuk berfoya-foya selama dua hari di Tretes bersama dengan Pekerja Seks Komersial (PSK).

"Tersangka mengaku melakukan aksinya sendirian. Dan pelaku ini sehari-harinya mangkal di persimpangan Gadang, karena dia pengamen," ucapnya.

Dalam aksinya, tersangka membobol atap toko dengan menjebol plafon.

Aksi tersebut dilakukan dua kali, dengan menggunakan cara yang sama.

Selanjutnya, tersangka mengambil barang dan uang yang ada di dalam toko, kemudian keluar kembali melalui jalan yang sama dengan cara memanjat.

Atas perbuatannya, kini tersangka terancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

"Katanya tersangka memanjatnya pakai kursi, terus membongkar genteng dan membobol plafon. Itu yang dia lakukan di dua TKP yang berbeda sebelum akhirnya tertangkap," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved