Nasional

Reshuffle Kabinet : Nadiem Makarim Diusulkan Diganti Jimly Asshiddiqie, PAN Berpeluang Masuk Kabinet

Reshuffle Kabinet : Nadiem Makarim Diusulkan Diganti Jimly Asshiddiqie, PAN Berpeluang Masuk Kabinet

Editor: eko darmoko
Kemendikbud
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Karim, Jumat (19/6/2020) saat siaran langsung kebijakan UKT dan BOS afirmasi dan kinerja. 

Ujang berpandangan ada beberapa nama yang kemungkinan akan di reshuffle.

Di antaranya Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro yang sudah 'pamit', lalu ada nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

"Saya melihat Pak Bambang akan digeser ke Kepala Otoritas Ibu Kota Negara. Sedangkan Nadiem, banyak masyarakat yang mengkritik kebijakan kontroversial. Dia hebat di GoJek tapi tidak di Mendikbud," tutur Ujang.

Ia meyakini reshuffle kali ini tidak akan menggeser kursi menteri dari kalangan partai politik.

Pengamat Politik sekaligus Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti menilai terdapat satu sosok yang cocok mengisi pos Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Menurut Ray, sosok Nadiem Makarim akan diganti jika Kemendikbudristek telah disahkan.

Ia menyebut, sosok Jimly Asshiddiqie yang dinilai pas di pos Kemendikbudristek.

"Kalau Kemendikbud ditambah Ristek, nampaknya, tidak tepat dijabat oleh Nadiem Makarim. Nama Jimly Asshiddiqie layak dipertimbangkan masuk ke pos ini," kata Ray.

Menurut Ray, sosok Jimly Asshiddiqie dinilai layak menjabat posisi Kemendikbudristek.

Selain beberapa kali memimpin lembaga negara, Ray menilai Jimly adalah seorang cendekiawan.

Selain itu, Jimly dinilai punya ketertarikan yang luas bagi dunia riset dan perkembangan tekhnologi.

"Beliau juga punya relasi yang cukup kuat dengan dunia internasional. Secara politik, pribadi Pak Jimly juga tidak akan menimbulkan kecemburuan politik. Beliau bisa diterima oleh kekuatan politik manapun," katanya.

Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin menyebut Jokowi dalam waktu dekat ini akan melantik dua menteri tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Ngabalin di akun Twitter seperti dilihat pada Rabu (14/4/2021).

Namun Ngabalin tidak mengetahui pasti apakah ada menteri baru lain yang juga akan dilantik.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved