Ramadan 2021
Bulan Penuh Berkah, Umat Jangan Sampai Alami Kerugian Besar Ini di Bulan Ramadan
Sepertiga pertama dari bulan Ramadan telah terlewati. Namun keutamaan Ramadan tidak berada di awal, justru di akhir. Jangan sampai merugi
Ramadan 2021
KH Ma’ruf Khozin
Ketua Komisi Fatwa MUI Jatim dan Ketua Aswaja NU Centre Jawa Timur
SURYAMALANG.COM - Ulama ahli teologi dari Mesir, Syekh Ibrahim Al-Bajuri, membagi jenis iman ke dalam empat hal.
Pertama, iman yang terus bertambah dan tidak berkurang, yaitu iman para Nabi dan para kekasih pilihan Allah.
Kedua, jenis iman yang terus berkurang dan tidak pernah bertambah, bahkan bisa sampai kering kehabisan iman.
Jenis iman ini dimiliki oleh orang-orang yang gemar melakukan dosa besar tanpa taubat.
Sebab, bagi orang yang beriman akan lebih memilih untuk tidak melanggar larangan Allah.
Ketiga, iman yang stabil, tidak bertambah dan tidak berkurang.
Ini adalah jenis iman para malaikat.
Artinya malaikat yang diperintah untuk melakukan sujud, mereka akan terus sujud, tidak bertambah misalnya ingin melakukan ibadah lain, mereka juga tidak kelelahan sehingga ingin pensiun dari tugasnya tadi.
Inilah yang dijelaskan dalam Aquran: "malaikat tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan malaikat selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (At-Tahrim: 6).
Keempat, jenis iman yang mengalami naik turun, bahasa pebisnis 'fluktuatif'.
Iman jenis ini kadang menguat sehingga ingin banyak melakukan ibadah, tapi kadang imannya menurun sehingga berat dan terasa malas untuk ibadah.
Jenis keimanan keempat ini dimiliki oleh kebanyakan Kaum Muslimin.
Ada momen tertentu bagi kaum Muslimin mengalami lonjakan kenaikan iman.
Saat di Makkah dan Madinah misalnya, di sana nyaris tidak ada gangguan yang menghalangi ibadah.