Breaking News:

Berita Tulungagung Hari Ini

Kisah Si Mbah, Armada Bantuan Era Presiden Soeharto yang Jadi Andalan Pemadam Kebakaran Tulungagung

Satu dari tiga mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Tulungagung dalam kondisi rusak.

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Armada pemadam kebakaran Tulungagung tertua bernama Si Mbah. 

Karena itu Bambang mengusulkan agar mobil ini diremajakan (upgrade).

"Kami pernah melihat di daerah lain, mobil sejenis yang sudah diremajakan. Hasilnya sangat memuaskan, karena pada dasarnya mesinnya sangat kuat dan semprotannya sangat kencang," ungkap Bambang.

Namun karena bukan aset Pemkab, maka mobil ini diusulkan lebih dulu sebagai aset Pemkab.

Jika sudah diakui sebagai aset Pemkab Tulungagung, maka Pemkab bisa mengalokasikan anggaran.

Untuk menguatkan armada, Seksi Pemadam Kebakaran juga mengusulkan penambahan satu armada baru.

Armada yang diusulkan mempunyai kapasitas 3500 liter, namun kekuatannya setara dengan mobil terbaru dengan kapasitas 5000 liter.

Pertimbangannya selain ukurannya lebih kecil sehingga lincah masuk gang, harganya juga relatif lebih murah.

"Keluaran semprotannya sama dengan mobil yang terbaru yang kita miliki, hanya saja kapasitas tangkinya lebih kecil," tutur Bambang.

Mobil baru diperkirakan seharga Rp 1,5 miliar.

Penambahan armada ini sangat penting, menuju postur ideal minimal armada pemadam kebakaran di Tulungagung.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved