Breaking News:

Kisah Nabi Muhammad SAW

Pernah Disinggahi Nabi Muhammad SAW, Ini Alasan Umat Islam Wajib Membela Palestina dan Al Aqsa

Pernah Disinggahi Nabi Muhammad SAW, Ini Alasan Mengapa Umat Islam Wajib Membela Palestina dan Al Aqsa

Penulis: Eko Darmoko | Editor: Eko Darmoko
pinterest.com
Palestina 

Tentang hal ini, dalam Sirah Nabawiyah Nabi Muhammad SAW berkata (Hadits Shahih Bukhari Muslim): “Aku telah bolak-balik menghadap Tuhanku dan meminta-Nya hingga aku merasa malu kepada-Nya. Aku tidak melakukannya lagi.” (Eko Darmoko)

The Dome of the Rock (Qubbat al-Sakhra) di Komplek Masjid Al Aqsa.
The Dome of the Rock (Qubbat al-Sakhra) di Komplek Masjid Al Aqsa. (www.khanacademy.org)

Sejarah Asal Usul Nama Nabi Muhammad SAW dari Kesaksian Abdul Muttalib dan Aminah

Nabi Muhammad SAW merupakan putra dari pasangan Abdullah bin Abdul Muttalib dan Aminah bin Wahab bin Abd Manaf bin Zuhra.

Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir yang diutus Allah SWT ke dunia untuk menyempurnakan ajaran agama Islam.

Muhammad diutus untuk menyampaikan risalah sekaligus kabar baik kepada seluruh manusia.

Muhammad lahir pada Tahun Gajah atau tahun 570 Masehi, dikutip SURYAMALANG.COM dari buku ‘Sejarah Hidup Muhammad’ karya Muhammad Husain Haekal terbitan Pustaka Jaya cetakan kelima 1980.

Dalam buku itu disebutkan, mengutip Caussin de Perceval dalam Essai sur I’Histoire des Arabes, Nabi Muhammad SAW dilahirkan bulan Agustus 570, yakni Tahun Gajah, dan bahwa dia dilahirkan di Mekkah di rumah kakeknya, Abdul Muttalib.

Perihal pemberian nama Muhammad kepada bayi yang dilahirkan Aminah, masyarakat Quraisy bertanya-tanya soal 'keanehan' nama itu, nama yang terdengar asing di kalangan Quraisy.

Sebelumnya, tidak ada masyarakat Quraisy atau seluruh Arab yang menamai seseorang dengan nama Muhammad atau Ahmad.

Menjawab pertanyaan masyarakat Quraisy tentang nama itu, Abdul Muttalib kakek Muhammad sekaligus ayah Abdullah dan mertua Aminah mengatakan:

“Kuinginkan dia akan menjadi orang yang Terpuji, bagi Tuhan di langit dan bagi Makhluk-Nya di bumi,” kata Abdul Muttalib dalam buku ‘Sejarah Hidup Muhammad’ halaman 56.

Muhammad adalah padanan kata yang jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia memiliki makna terpuji.

Riwayat lain tentang penamaan Muhammad juga tertulis dalam biografi ‘Muhammad Kisah Hidup Nabi Berdasarkan Sumber Klasik’ karya Martin Lings atau Abu Bakr Siraj al-Din, terbitan Serambi cetakan kedua 2014.

Martin Lings menceritakan, dikutip SURYAMALANG.COM dari biografi ‘Muhammad Kisah Hidup Nabi Berdasarkan Sumber Klasik’, saat Aminah mengandung bayi Muhammad, Aminah merasakan ada sebuah cahaya ajaib yang memancar di dalam tubuhnya.

Cahaya yang dirasakan Aminah bersinar terang benderang, hingga dengan cahaya itu Aminah bisa melihat kastil-kastil Bostra di Suriah.

Kemudian Aminah mendengar suara:

“Engkau mengandung seorang pemimpin seluruh umat manusia. Jika ia lahir, katakanlah, ‘Aku menyerahkan perlindungan anak ini kepada Tuhan Yang Satu dari segala kejahatan orang-orang yang jahat, dan namailah ia Muhammad,” begitu bunyi yang didengar Aminah, dalam tulisan Martin Lings, halaman 38, mengutip Ibn Ishaq, edisi Wustenfeld dari Sirah Rasul Allah, Kehidupan Nabi. (Eko Darmoko)

Berita terkait Nabi Muhammad SAW

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved