6 Jenis Porter di Gunung Semeru, Pengertian Tugas dan Fungsinya, Beban Maksimal yang Dibawa 20 Kg

Ketahui 6 jenis porter di Gunung semeru berdasarkan tugas dan fungsinya, beban maksimal yang dibawa 20 kg

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Eko Darmoko
Canva.com
Ilustrasi porter gunung: jenis-jenis porter di Gunung Semeru termasuk pengertian tugas dan fungsinya 

Tapi masih berat ?

Itu artinya anda harus menggunakan jasa porter pribadi, jadi tas yang berisi pakaian dan barang pribadi akan dibawakan porter pribadi.

Porter nomer 1,2,3 dan 5 jalan mendahului tamu.

Misalnya camp pertama di Ranu Kumbolo maka mereka akan jalan lebih dulu ke Ranu Kumbolo mempersiapkan semuanya (tenda, memasak, dll).

Untuk porter pribadi, bisa mendahului dan menunggu di tempat camp atau bisa diajak jalan bersama (semisal karena tas yang porter pribadi bawa berisi kamera buat berfoto di jalan atau makanan buat di jalan). 

Siapkan uang cash dan segera melunasi kewajiban membayar jasa porter setelah trip selesai.

Beberapa kejadian pas trip usai, TO janji pembayaran setelah dapat transfer pelunasan dari peserta atau alasan lainnya yang buat pembayaran tertunda-tunda.

Untuk makan porter ikut tamu, jadi kalau belanja logistik dilebihkan, untuk makan porter.

Bila mereka sungkan makan bareng, bisa diberi logistik biar mereka masak sendiri. 

Banyak kejadian pengguna jasa porter tidak mengerti hal ini, mereka bawa logistik sendiri, dimakan sendiri porternya tidak diajak makan juga. (Reporter: Wiwit Purwanto)

Wisata serta pendakian Gunung Semeru dan Gunung Bromo perdana dibuka Senin 24 Mei 2021.  

Sejumlah aturan dan ketentuan khusus wajib dipenuhi oleh wisatawan dan pendaki.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan BB-TNBTS Sarif Hidayat mengatakan, pembukaan tersebut dilakukan usai penutupan sementara pada masa libur Lebaran, dalam upaya mengantisipasi penyebaran COVID-19 di tempat wisata.

"Kawasan wisata Bromo, dan pendakian Semeru kembali dibuka pada 24 Mei 2021," kata Sarif, di Kota Malang, Jawa Timur, Senin mengutip Antaranews.com 'Kawasan Bromo-Semeru kembali dibuka untuk wisatawan mulai 24 Mei'.

Sarif menjelaskan, untuk para wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan Bromo, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, mengingat saat ini di Indonesia masih terjadi pandemi penyakit akibat penyebaran virus corona.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved