Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Dindikbud Kota Malang Hapus Pelepasan Perpisahan Sekolah, Ini Alasannya

Kepala Dindikbud Kota Malang, Suwarjana, meniadakan acara pelepasan maupun perpisahan siswa

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: isy
sylvianita widyawati/suryamalang.com
Kepala Dindikbud Kota Malang, Suwarjana. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Sylvianita Widyawati
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Kepala Dindikbud Kota Malang, Suwarjana, membuat surat yang ditembuskan pada MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMP dan K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) SD, soal peniadaan acara pelepasan maupun perpisahan siswa.

Hal ini untuk mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran covid-19.

Kegiatan pelepasan biasanya untuk TK B, kelas 6 SD sederajat dan kelas 9 SMP sederajat.

Kepala SMPN 2 Kota Malang, Mutmainah Amini, menjelaskan sekolahnya tidak melaksanakan pelepasan siswa untuk dikembalikan ke orangtua.

"Insyaallah kami kalau melaksanakan kegiatan dengan model virtual. Tapi itupun belum ada keputusan karena masih perlu dirundingkan dulu," katanya pada suryamalang.com, Jumat (28/5/2021).

Di SDN Kasin, menurut Kasek Budi Hartono, juga tidak ada kegiatan pelepasan siswa atau bentuk lainnya.

Di SMP Islam Sabillilah, rencana melaksanakan pelepasan dengan model hibrid.

"Konsepnya luring terbatas dan disiarkan live streaming," jelas Idi Rathomy Baisa, Kepala SMP Islam Sabilililah terpisah.

Kegiatan akan dilaksanakan pada 12 Juni 2021.

Yang hadir di luring untuk prosesi hanya pimpinan dan perwakilan siswa.

Untuk prosesi, siswa dan orangtua yang lainnya lewat  live zoom serta streaming youtube channel.

Pada 2020 juga sudah tidak ada pelepasan siswa dari sekolah-sekolah. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved