Breaking News:

Banyak Calon Jemaah Haji Pilih Tarik Biaya Pelunasan Saat Batal Berangkat Tahun Ini, Simak Aturannya

Kepala Kanwil Kemenag Jatim, M Nurul Huda, sebut pengambilan hanya diperbolehkan untuk dana pelunasan setoran haji. Bukan dana pendaftaran haji.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Dyan Rekohadi
The Daily Beast
ILUSTRASI 

Sebagaimana diketahui, setiap warga Muslim yang hendak naik haji mendaftar lebih dulu dengan uang pendaftaran Rp 25 juta.

Dengan dana setoran tersebut, pendaftar berhak atas porsi haji sesuai urutan tahun. 

Pada saat tahun keberangkatan, mereka wajib melunasi dana setoran haji menjadi sekitar Rp 35 juta-an, sesuai kurs rupiah.

Sehingga, apabila biaya pelunasan ini diminta kembali oleh jemaah (akibat pembatalan keberangkatan karena pandemi), tidak menghapus mereka dari pemegang porsi haji. 

"Namun ketika dana pelunasan itu ditarik kembali, maka bila ada kenaikan saat pelunasan nanti, dana pelunasan juga ikut naik," kata Huda sebelumnya.

Di Jawa Timur, seharusnya ada 33.425 calon jemaah haji (CJH) yang  terbang ke Tanah Suci di tahun 2021 ini.

Dari jumlah itu jumlah jemaah haji asal Surabaya menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. 

Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya mencatat bahwa kuota tahun 2021 yang seharusnya berangkat mencapai 2.525 jemaah.

Pada saat pendaftaran, Kemenag Surabaya bisa menerima 250 orang perharinya. 

"Jumlah tersebut setara dengan gabungan jemaah haji asal tiga provinsi di Kalimantan," kata Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Surabaya, Husnul Maram di Surabaya, Selasa (8/6/2021). 

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved