Minggu, 26 April 2026

Beirta Malang Hari Ini

Suasana Pemakaman Pasien Covid-19 di Kabupaten Malang

Riuh suara sirine mobil jenazah terdengar memasuki jalanan pemakaman umum Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Proses pemakaman jenazah Covid-19 di Pemakaman Umum Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

Bagyo menjelaskan ritme pemakaman jenazah Covid-19 sedang ramai sejak Mei 2021.

"Peningkatan sejak 2 pekan setelah Lebaran. Terbanyak, kami bisa pemakaman tujuh jenazah dalam sehari. Jenazah tersebut meninggal dipastikan Covid-19 melalui tes medis," ujar Bagyo kepada SURYAMALANG.COM.

Bersama regu pemakaman jenazah Covid-19, Bagyo mengenang perjuangan-perjuangsn yang tak akan ia lupakan selama hidup.

"Kami pernah memakamkan jenazah Covid-19 saat pukul 03.00 WIB. Pernah juga saat hujan dengan penerangan lampu seadanya," kenangnya.

Bagyo bersama pihak kepolisian dan TNI dengan sabar memberikan pengertian kepada masyarakat.

"Jenazah ini juga merupakan saudara kita yang membutuhkan pertolongan. Bayangkan ini saudaramu. Kami tahu duka cita keluarga yang ditinggalkan," paparnya sambil menundukkan kepala.

Demi mengatasi penat dan ketegangan, Bagyo memaksa dirinya harus bahagia dalam segala situasi.

"Pokoknya bisa ngerti waktu, dibuat happy saja," ucapnya.

Bagyo dan rekan relawan pemakaman jenazah rutin mengonsumsi vitamin dan selalu melakukan tes swab secara berkala.

"Ketika pulang ke rumah, bahkan saya tidur terpisah dengan keluarga saya," terang pria berusia 58 tahun itu.

Secara kuantitas petuga, Bagyo mengungkapkan pihaknya  masih kekurangan tenaga, terutama untuk pemulasaran jenazah Covid-19. Kendati demikian, bantuan selalu saja muncul disaat genting.

"Kami bersama Satpol PP, TNI, Polri, dan juga relawan lainya,” tutur Bagyo.

Terakhir, Bagyo berpesan kepada masyarakat agar tidak jumawa dalam memaknai pandemi Covid-19. Protokol kesehatan Covid-19 adalah satu-satunya garansi pencegahan yang efektif.

"Pahami bahwa Covid-19 itu memang-memang benar-benar ada," tegas pria yang sudah menjadi bagian BPBD Kabupaten Malang sejak tahun 2011 itu. (ew)

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved