Breaking News:

Aturan Kemenag Tentang Salat Idul Adha di Dalam dan di Luar Wilayah PPKM Darurat, Ikuti Standar Ini

Aturan Kemenag RI tentang salat Idul Adha di dalam dan di luar wilayah PPKM Darurat, ikuti standar ini

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
Canva.com
Ilustrasi salat: aturan Kemenag tentang salat Idul Adha Selasa, 20 Juli 2021 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Berikut aturan Kemenag RI tentang salat Idul Adha menyusul penetapan1442 Hijriah Masehi yang jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021. 

Sementara awal Zulhijah jatuh pada Minggu, 11 Juli 2021 setelah hilal terlihat pada Sabtu (10/7/2021) lalu di sidang isbat penentuan awal Zulhijah. 

Penyelenggaran Idul Adha di tengah Covid-19 dan aturan PPKM Darurat membuat masyarakat tidak bisa ibadah normal.

Kemenang membagi aturan salat Idul Adha menjadi 2 macam yakni wilayah di luar PPKM Darurat dan di dalam zona PPKM Darurat.

Berikut aturan Kemenag tentang salat Idul Adha dilansir dari rilis resmi Kemenag RI:

1. Aturan Salat Idul Adha di Luar Wilayah PPKM Darurat

Ketentuan dalam edaran Menteri Agama No SE 16 tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Malam Takbiran, Salat Iduladha, dan Pelaksanaan Kurban Tahun 1442 H/2021 M adalah sebagai berikut:

a. Salat Hari Raya Iduladha 1442 H/2021 M ditiadakan pada Kabupaten/Kota dengan Zona Merah dan Zona Oranye yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat meskipun tidak termasuk kabupaten/kota dengan level asesmen 3 dan 4 yang  diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

b. Salat Hari Raya Iduladha 1442 H/2021 M hanya dapat diselenggarakan di luar kabupaten/kota dengan level asesmen 3 dan 4 yang  diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan termasuk daerah Zona Hijau dan Zona Kuning yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat dengan acuan sebagai berikut:

1) Penyelenggaraan Salat Iduladha dapat dilakukan di masjid/musalla/lapangan terbuka yang dikelola masyarakat, instansi pemerintah, dan perusahaan dengan jumlah jemaah 30% dari kapasitas;

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved