Berita Malang Hari Ini

Dampak PPKM Darurat, PAD Kota Malang Menurun 15 Persen

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang Tahun 2021 menurun 15 persen akibat PPKM Darurat atau PPKM level 4.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto 

Reporter : Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang Tahun 2021 menurun 15 persen akibat PPKM Darurat atau PPKM level 4.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang diarget mendapat PAD sebesar Rp 629 miliar pada tahun ini.

"Perkiraan kami, PAD turun hampir Rp 150 miliar. Tetapi saya mencoba menahan laju di Rp 78 miliar karena dampaknya banyak."

"Contohnya resto. Meskipun boleh take away tapi hanya 10 sampai 20 orang konsumen. Artinya, tetap terjadi penurunan luar biasa," ujar Handi Priyanto, Kepala Bapenda Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (25/7/2021).

Handi menjelaskan angka Rp 78 miliar ini bila dikonversikan menjadi sekitar 10 persen dari PAD.

Hampir seluruh daerah merasakan penurunan PAD.

"Dampaknya tidak hanya se-Jawa Bali, tapi se-Indonesia. Hampir merata yang terkena dampak PPKM."

"Kami memang tidak bisa menghindari dampak dari PPKM, tetapi bagaimana kami berupaya menahan laju penurunan pendapatan," bebernya.

Handi mengungkapkan penurunan pendapatan pajak ini juga berasal dari berbagai jenis pajak.

Karena imbas dari kebijakan PPKM yang diberlakukan dengan adanya penyekatan, menyebabkan penurunan wisatawan.

Bahkan pajak hiburan juga nyaris tidak ada di tahun ini karena hanya melanjutkan penagihan dari tahun lalu.

"Yang juga berpengaruh yaitu BPHTB. Saat dicek, rata rata yang bertransaksi di Kota Malang adalah orang luar kota."

"Jadi, Kota Malang memang tujuan orang berinvestasi. Jual beli tanah 70 persen itu orang luar kota. Dengan PPKM, terjadi penurunan dahsyat di BPHTB," tambahnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan bekerja ekstra keras setelah PPKM ini. Untuk meminimalisir penurunan yang lebih besar lagi.

"Selesai PPKM, kami harus segera jemput bola. Seperti misalnya program sambang kelurahan, itu akan kami lakukan semaksimal mungkin," terangnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved