Breaking News:

Baliho Gambar Puan Maharani Dicoret Open BO, Begini Sikap PDIP Jatim

DPD PDIP Jatim geram oleh aksi vandalisme terhadap baliho bergambar Puan Maharani yang dicoreti dengan tulisan Open BO

Editor: eben haezer
ist/kompas.com
Baliho bergambar Ketua DPR RI, Puan Maharani, jadi korban vandalisme dan dicoret tulisan Open BO 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

SURYAMALANG, SURABAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur dibuat geram oleh aksi vandalisme terhadap baliho bergambar Puan Maharani yang dipasang di depan kantor DPC PDIP Kabupaten Blitar. 

Baliho gambar Puan Maharani itu dicoret menggunakan pilox dengan tulisan Open Bo. 

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi mengaku menyayangkan aksi vandalisme tersebut.

Padahal poster Puan berisi ajakan kepatuhan protokol kesehatan.

"Kami sangat menyesalkan aksi vandalisme terhadap baliho-baliho Ibu Puan Maharani. Apalagi baliho-baliho itu berisi pesan positif kepada masyarakat," kata Kusnadi, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dalam keterangannya, Senin (25/7/2021).

Baca juga: Geger Baliho Puan Maharani Dicoret Tulisan Open BO, Polisi Turun Tangan Lakukan Penyelidikan

Selain sebagai Ketua DPR RI, Puan juga menjadi salah seorang petinggi partai berlambang kepala banteng moncong putih itu. Mereka menganggap apa yang terjadi itu merupakan perilaku oknum tak bertanggung jawab.  

“Karena mereka tidak berani menyerang aksi bagi sembako, operasional ambulans gratis, fasilitasi vaksinasi, dan sebagainya, akhirnya mereka menyasar baliho kader partai yang mengampanyekan protokol kesehatan dan mengajak vaksinasi,” ujar Kusnadi.

Atas aksi vandalisme itu, PDI Perjuangan Jawa Timur telah menginstruksikan kader-kader untuk menempuh langkah-langkah hukum. Yakni melaporkan ke pihak berwajib.

Kami dididik untuk taat hukum. Tidak bertindak anarkis untuk mereaksi aksi-aksi vandalisme. Kami mempercayakan penuh kepada aparatur kepolisian untuk menangani kasus-kasus yang dilaporkan,” ujar Kusnadi yang juga Ketua DPRD Jawa Timur tersebut. 

Menurut Kusnadi, pihaknya telah sering menghadapi situasi tekanan dan fitnah dari oknum pihak luar. Namun, dia menyebut hal itu justru membuat pihaknya solid.

"Tekanan dari luar justru membuat PDI Perjuangan semakin solid, di bawah komando Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata Kusnadi.

Di sisi lain, Kusnadi menyebut bahwa di masa pandemi Covid-19 kader PDIP hingga tingkat akar rumput terus diminta bekerja di tengah rakyat seperti apa yang dilakukan Puan Maharani. 

"Sebagai kader PDI Perjuangan dan Ketua DPR-RI, Ibu Puan Maharani tidak berpangku tangan. Beliau aktif turun ke lapangan. Salah satunya ke Surabaya, beberapa waktu lalu, dan membantu berbagai kesulitan. Secara rutin beliau juga memantau kinerja para kader dalam membantu masyarakat selama pandemi,” ujar Kusnadi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved