Minggu, 3 Mei 2026

Berita Malang Hari Ini

Berkat E-Bike, SMK Nasional Kota Malang Terima Penghargaan TEFA 2021

Kepala SMK Nasional Kota Malang, M Taufik, merasa senang mendapat penghargaan itu sehingga bisa untuk mengembangkan produk e-Bike.

Tayang:
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: isy
SMK Nasional
Wakil Wali Kota Malang, Ir H Sofyan Edi Jarwoko, saat mencoba e-Bike buatan teaching factory SMK Nasional Kota Malang beberapa waktu lalu. 

Proses mengikuti ini sekitar tiga bulan, sejak Mei 2021.

Dikatakan, TEFA adalah industri di sekolah, sehingga siswa tidak perlu praktik di dunia industri karena di sekolah ada industri.

Dikatakan, plafon bantuan TEFA 2021 dinaikkan sampai Rp 450 juta.

Dikatakan, tujuan bantuan  pemerintah di teaching factory untuk inventasi ke SMK agar produk di SMK berkembang.

Sebelum ini telah dilakukan webinar selama tiga kali berkaitan dengan materi untuk membuka cakrawala kasek dan timnya, di mana membuat produk harus dipikirkan kelanjutannya.

Tak hanya bikin, tapi juga peluang bisnisnya, partner bahan baku dan berorientasi pada peluang pasar.

"Ribuan SMK mengirimkan proposal untuk ikut penghargaan itu. Lalu mengerucut 120 dan diumumkan 60 SMK," jawabnya.

Dikatakan, pembeli produknya dari medsos sekolah dan belum dipasarkan di market place karena kendala hak cipta.

Dalam seminggu hanya dibuat satu E-Bike untuk pemesanan. 

Saat ini sudah terjual 25 unit dengan harga kisaran Rp 4 juta.

"Sekitar 50-60 persen biaya tersedot untuk kelistrikan di sepeda itu seperti baterai," tandasnya.

Sekolah melibatkan siswa tiga program keahlian di SMK Nasional.

Untuk frame sepeda melibatkan program keahlian Teknik Permesinan.

Sedang baterai, kelistrikan melibatkan instalasi tenaga listrik. 

Sedang part-part, uji kelayakan sampai finishing dan dipasarkan melibatkan Teknik Sepeda Motor. 

"Arah lima tahun ke depan, mungkin jurusan itu akan tidak ada lagi karena menyesuaikan kondisi mendatang," jawabnya.

Ditambahkan Dirjen Wikan, TEFA harus bermula dari industri, sehingga peserta didik dan sekolah dapat menciptakan produk berkualitas, diterima oleh pasar, dan menghasilkan proses yang berkesinambungan sebagai indikator keberhasilan.

Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved