Beirta Malang Hari Ini
Pantau Mal Jelang Buka di Kota Malang, Sutiaji dan Bung Edi Puas
Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko puas usai meninjau langsung kesiapan mal di Kota Malang jelang buka
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko merasa puas usai meninjau langsung kesiapan mal di Kota Malang jelang dibuka pasca PPKM Level 4 pada Senin (30/8/2021).
Peninjauan tersebut dilakukan di Malang Olympic Garden (MOG) dan Malang Town Square (Matos). Serta meninjau persiapan sekolah jelang pembukaan pembelajaran tatap muka.
Peninjauan tersebut dimulai dengan sistem masuknya orang ke dalam mal. Yakni harus menunjukkan sertifikat vaksin melalui scan barcode yang disediakan oleh mal.
Kemudian meninjau tenan makan yang masih melayani dengan cara take away, serta melihat persiapan protokol kesehatan mulai dari hand sanitizer, tempat cuci tangan dan lain sebagainya.
"Saya mengecek ke mal ini untuk kesiapan ketika mal itu dibuka. Maka prokes tetap dianjurkan. Di sini harus dipastikan dari semua mal harus ada satgas covidnya. Ketika ada apa-apa biar bisa tertangani," ucap Sutiaji kepada SURYAMALANG.COM.
Pembatasan pengunjung hingga akses masuk dan keluar di dalam mal juga menjadi catatan orang nomor satu di Kota Malang itu. Hal ini dilakukan agar nantinya dapat mengantisipasi kerumunan.
Sutiaji menyarankan di tiap mal harus ada dua sampai tiga akses pintu yang harus dimanfaatkan. Serta membatasi jumlah pengunjung.
"Karena saya sudah lihat di Surabaya, mal di TP itu pembatasan pintu masuknya demikian juga. Mal di pakuwon juga demikian."
"Ada 3 mal yang kami tinjau memang ada pembatasan itu. Saya lihat itu memudahkan dan pemantauan di pintu keluar masuk," ucapnya.
Meski demikian, untuk pembukaan mal di Kota Malang ini Sutiaji masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat, karena Kota Malang masih menerapkan PPKM level 4.
Sutiaji hanya bisa berharap dan berdoa, agar nantinya mal di Kota Malang bisa buka, sehingga perekonomian bisa bangkit kembali.
"Kami hanya bisa berdoa saja. Karena pengelola mal juga ingin dibuka. Tapi tetap masyarakat harus tertib. Jangan terlalu euforia."
"Selain di mal, nanti penerapan seperti scan barcode vaksin juga akan kami terapkan di kafe-kafe," ucapnya.
Sedangkan dalam peninjauan di sekolah, Sutiaji juga melihat persiapan sekolah untuk menghadapi pembelajaran tatap muka.
Dia tidak ingin memaksakan pembelajaran tatap muka ini sampai 50 persen. Hal ini harus dilihat dari kemampuan masing-masing sekolah.
"Intinya tadi itu, guru meminta agar sekolah tatap muka bisa segera masuk. Presiden bilang september ada gelontoran vaksin."
"Mulai besok vaksin bagi siswa ini mulai dilakukan. Vaksinasi harus terus kami gencarkan agar semua siswa sudah divaksin," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/sutiaji-dan-sofyan-edi-jarwoko-meninjau-kesiapan-mal-di-kota-malang.jpg)