Breaking News:

Jendela Dunia

Menengok Proses Wawan Eko Yulianto dalam Menerjemahkan Novel Ulysses Karya James Joyce

Menengok Proses Wawan Eko Yulianto dalam Menerjemahkan Novel Ulysses Karya James Joyce Sastrawan Irlandia

Penulis: Eko Darmoko | Editor: Eko Darmoko
www.guide-ireland.com
James Joyce, sastrawan Irlandia. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Nama sastrawan Irlandia, James Joyce, masyhur dikenal oleh pembaca sastra dunia termasuk di Indonesia. Buku-buku James Joyce dalam bahasa Inggris pun sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Di antaranya adalah kumpulan cerpen Dubliners dan novel A Portrait of the Artist as a Young Man yang diterjemahkan oleh dosen Sastra Inggris Universitas Ma Chung Malang, Wawan Eko Yulianto.

Selain itu juga ada terjemahan James Joyce lainnya, yakni novelet Ibunda yang diterjemahkan oleh Anton Kurnia dan novelet The Dead. The Dead sebenarnya ada dalam bagian kumpulan cerpen Dubliners.

Di luar karya-karya di atas, kini sedang berlangsung proyek penerjemahan terhadap novel legendaris James Joyce berjudul Ulysses yang juga digarap oleh Wawan Eko Yulianto.

Novel Ulysses pertama kali diterbitkan dalam bentuk buku di Paris pada 2 Februari 1922 oleh Shakespeare and Company. Novel ini sering dicap sebagai mahakarya James Joyce sekaligus puncak kariernya sebagai sastrawan.

Novel Ulysses karya James Joyce.
Novel Ulysses karya James Joyce. (thewire.in)

James Joyce lahir 2 Februari 1882 dan meninggal dunia pada 13 Januari 1941. Ia dikenal sebagai novelis, penulis cerpen, penyair, guru, dan kritikus sastra. Ia berkontribusi pada gerakan avant garde modernis dan dianggap sebagai salah satu penulis paling berpengaruh dan penting di abad ke-20. 

Wawan Eko Yulianto membagikan kisahnya ikhwal proses penerjemahan novel Ulysses. Menurutnya, rintisan penerjemahan Ulysses berawal ketika ia masih menjadi mahasiswa di Universitas Negeri Malang (UM) di kurun 2003-2004.

"Saat itu saya menerjemahkannya bersama kawan saya, Slamet Pramono. Sudah sampai bab 15, tapi harus diakui, kualitasnya (terjemahan) belum maksimal," kata Wawan Yulianto kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (31/8/2021).

Novel Ulysses terdiri dari 18 bab. Novel ini, merujuk dari sejumlah penerbitan di dunia, memiliki tebal bervariasi di kisaran 700 sampai seribu halaman. Ulysses merupakan novel eksperimen dalam prosa, antara lain parodi, permainan kata, alusi, dan penggunaan teknik stream of consciousness atau aliran kesadaran.

Dipaparkan Wawan Eko Yulianto, proses penerjemahan yang dirintis tahun 2003-2004 itu kemudian terhenti. Saat itu, pemahamannya terhadap Ulysses belum maksimal.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved