Berita Surabaya Hari Ini
Daftar Layanan Baru di Surabaya, Mulai dari Lontong Kupang sampai Sidak Pasukan
Ada layanan baru yang melibatkan Pemkot Surabaya, Pengadilan Agama (PA) Surabaya, dan Kementerian Agama (Kemenag) Surabaya.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Zainuddin
Misalnya, akta dan buku nikah yang dikeluarkan Kemenag, serta Kartu Keluarga dan KTP yang dikeluarkan Dispendukcapil.
"Selesai sidang, mereka langsung mendapat dokumen tanpa perlu pindah-pindah instansi untuk mengurus lagi," katanya.
Selain lebih dekat dan efektif, terobosan ini juga diyakini bisa lebih hemat.
Sekaligus, mengantisipasi adanya jasa pendampingan perkara.
"Sebab, sangat kasihan. Kalau ada orang tidak mampu, sedang bermasalah, kemudian ketemu orang yang salah dan ditarik biaya. Tugas kami memotong ini sehingga tidak ada biaya," katanya.
Ketua PA Surabaya, Samarul Falah memastikan jajarannya akan keliling untuk menjalankan persidangan.
Persidangan bisa dilakukan apabila berkas dinyatakan lengkap.
Berdasarkan catatan PA, angka perceraian di Surabaya memang sempat meningkat.
Pada masa PPKM Darurat atau Juli 2021 misalnya, cerai talak di Surabaya ada 478 perkara dan cerai gugat ada 1.054 perkara.
Meningkat dibanding Juni yang angkanya juga cukup tinggi, mencapai 439 perkara cerai talak dan 955 gugat cerai.
"Itu belum perkara lainnya. Sehingga, kantor kami selalu penuh dengan ratusan orang padahal kapasitasnya hanya 80 orang," kata Samarul.
Sehingga, pihaknya menyambut positif kerjasama ini. Masyarakat akan semakin dimudahkan.
Penandatanganan kerja sama ini juga dihadiri Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung, Aco Nur.
"Terobosan ACO-ERI ini pertama di Indonesia, terutama yang soal mendaftar di kelurahan," katanya.
"Sedangkan untuk sidang isbat nikah dengan menggandeng sejumlah pemda juga telah dilakukan di beberapa daerah."
"Kami memberikan apresiasi. Semakin cepat pelayanan, masyarakat akan semakin dimudahkan," katanya.
Sebelum acara penandatanganan ini, PA juga telah menggelar 10 persidangan isbat nikah di Balai Kota.
Di hari yang sama, masing-masing pasangan juga langsung mendapat dokumen kependudukan.