Temulawak

Cara Mudah Buat Minuman Temulawak yang Ampuh Atasi Penyakit Hepatitis B, Bisa Dikonsumsi Setiap Hari

Berikut cara membuat minuman Temulawak yang dipercaya bisa untuk mengatasi penyakit hepatitis B.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Canva.com
Cara membuat minuman Temulawak untuk penyakit Hepatitis B 

SURYAMALANG.COM - Berikut cara membuat minuman Temulawak yang dipercaya bisa untuk mengatasi penyakit hepatitis B.

Diketahui Temulawak memiliki segudang manfaat dan meredahkan berbagai penyakit dan penghilang nyeri. 

Cara membuat minuman temulawak sendiri ternyata cukup mudah dengan menggunakan bahan-bahan yang terdapat di dapur. 

Temulawak merupakan salah satu tanaman khas Indonesia yang sering digunakan menjadi olahan jamu.

Baca juga: 4 Minuman Temulawak Ini Bisa Jadi Solusi Anda yang Tidak Suka Jamu, Simak Resep dan Cara Buatnya

Memiliki segudang manfaat, khasiat temulawak sering disajikan untuk meningkatkan imunitas di masa pandemi saat ini.

Salah satunya juga mampu untuk mengatasi penyakit hepatitis B jika dikonsumsi secara rutin.

Di bawah ini juga mengulas tinjauan medis mengenai khasiat temulawak untuk penderita hepatitis B

Seperti dikutip dari SajianSedap.grid.Id 'Ternyata Air Rebusan Temulawak Bisa Sembuhkan Penyakit'.

  • Manfaat temulawak untuk Hepatitis B 

Sudah sejak lama nenek moyang kita memanfaatkan temulawak (Curcuma xanthorrhiza) untuk menjaga kesehatan organ hati.

Meski demikian, tidak semua penyakit gangguan hati bisa diatasi dengan senyawa kurkumin yang terkandung dalam temulawak.

Dokter spesialis penyakit dalam dari Divisi Hepatologi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM Irsan Hasan mengatakan, temulawak bisa memberikan proteksi bagi organ hati, sehingga baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.

Namun, sebenarnya temulawak tak bisa dijadikan obat untuk menyembuhkan penyakit.

“Untuk mengatasi hepatitis yang disebabkan oleh virus, tentu virusnya yang harus dihilangkan. Sedangkan temulawak hanya memberikan efek proteksi,” ujarnya.

Namun, temulawak tetap baik dikonsumsi bagi penderita hepatitis B

Pasalnya, temulawak membantu menghambat atau menghentikan perkembangan penyakit.

Kandungan-kandungan di atas menghasilkan khasiat temulawak bagi kesehatan manusia.

Selain bersifat antioksidan, penelitian menyebut temulawak juga memiliki kemampuan melindungi organ hati (hepatoproteksi), antiinflamasi, antikanker, antidiabetes, antimikroba, antihiperlipidemia, antikolera, hingga antibakteri.

Tanaman ini bisa tumbuh secara liar dan budidayanya tak memerlukan penanganan khusus, bahkan sering dianggap sebagai tanaman ilalang.

Salah satunya untuk kesehatan yakni menurunkan risiko terkena penyakit jantung, penyakit yang jadi penyebab nomor satu kematian terbanyak di dunia.

Kurkumin memicu peningkatan fungsi endotelium atau lapisan pembuluh darah.

Kerusakan endotelium membuat peredaran darah tidak lancar dan pembekuan darah.

Selain bersifat antioksidan, penelitian menyebut temulawak juga memiliki kemampuan melindungi organ hati (hepatoproteksi), antiinflamasi, antikanker, antidiabetes, antimikroba, antihiperlipidemia, antikolera, hingga antibakteri.

Lebih spesifik, temulawak juga bisa mencegah obesitas, seperti yang dilansir dari Kontan.id: Manfaat temulawak untuk kesehatan yang sudah terbukti.

Sifat antiperadangan pada kurkumin juga dapat mencegah kita terkena diabetes maupun obesitas.

Kurkumin dapat menstabilkan kadar gula dalam darah yang dapat memicu diabetes sekaligus mengatur kadar lemak dalam tubuh yang memicu obesitas.

Berikut resep cara membuat olahan temulawak:

Bahan-bahan

- 30 gr temulawak
- 2 jari asam jawa
- 7 siung bawang putih
- 30 gr sambiloto
- 500 ml air

Cara pembuatan:

Pertama, cuci semua bahan hingga bersih.

Lalu haluskan temulawak dan bawang putih dengan cara diparut atau pun diblender.

Setelah itu masukkan bahan yang telah dihaluskan ke dalam panci berisi ari.

Kemudian didihkan, setelah selesai saring dan sajikan selagi hangat.

Bahan-bahan

- 50 gr temulawak
- 20 gr asam kawak tanpa biji
- 25 gr kencur
- 10 gr jinten
- 100 ml air matang
- 100 gr gula aren
- 2 lembar daun pandan
- 1 liter air

Cara pembuatan:

Pertama, iris temulawak dan kencur lalu sangrai dalam wajan.

Kedua, campurkan temulawak dengan asam kawakm jinten dan 100 ml air matang menggunakan blender.

Ketiga, didihkan air dengan gula dan daun pandan hingga larut.

Keempat, campurkan semua bahan yang telah diolah tadi (air gula dan campuran temulawak) hingga rata, lalu saring.

Kelima, sajikan dalam keadaan hangat atau dingin sesuai selera.

Berikut ini resep jamu temulawak yang paling sederhana.

Anda hanya membutuhkan 2 jari rimpang temulawak segar dan 1 sendok makan madu.

Berikut cara pembuatannya kupas terlebih dahulu kulit temulawak.

Lalu cuci bersihkan dengan air matang.

Setelah itu parut rimpang temulawak dan saring parutan ke dalam gelas.

Tenambahkan 1/2 gelas air panas, lalu saring ampasnya.

Berikutnya tambahkan madu sesuai selera dan aduk rata, lalu sajikan selagi hangat.

Itulah beberapa resep cara membuat jamu temulawak sederhana.

Perlu diketahui mengkonsumsi jamu atau minuman herbal bukan berarti menjadi pengganti obat.

Dikutip dari sumber yang sama, bahwa bahan herbal pun memiliki standar dosis.

Perhatikan efeksamping bila dikonsumsi secara berlebihan.

Penulis: Ratih Fardiyah / SURYAMALANG.COM

Ikuti berita terkait Temulawak dan lainnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved