Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

1 Siswa SD Positif Covid-19, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi: Bukan Klaster Pembelajaran Tatap Muka

Seorang siswa SD di Surabaya terindikasi positif Covid-19 hasil swab acak yang dilakukan Pemkot Surabaya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: isy
bobby constantine koloway/suryamalang.com
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat mengukuhkan siswa dan guru sebagai Satgas Sekolah Tangguh untuk memastikan prokes berjalan selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. 

Prokes di rumah harus terus dijaga, terutama saat berpergian. 

“Makanya saya berharap orang tua murid atau wali murid untuk selalu menjaga putra putrinya. Jadi, sama-sama menjaga antara wali murid dengan gurunya kalau kita mau terus melakukan PTM,” pungkasnya.

Dinas Pendidikan Surabaya juga memastikan bahwa hingga saat ini tak ada klaster (temuan kasus dalam bentuk kelompok) di Surabaya.

Sebagai bentuk antisipasi, Pemkot memastikan proses di sekolah berjalan ketat dengan sejumlah pembatasan. 

Pemeriksaan uji usap juga diperluas kepada sejumlah sekolah.

"Tes swab yang dilakukan kepada siswa itu merupakan bentuk kehati-hatian pemkot selama menggelar PTM di sekolah,” tegas Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Sekolah Menengah (Sekmen) Dispendik Kota Surabaya Tri Aji Nugroho, dikonfirmasi terpisah. 

Sekalipun demikian, Dispendik akan menghentikan sementara PTM tingkat SMP di Surabaya.

Bukan karena adanya klaster, namun karena persiapan Pemkot untuk mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). 

Untuk sementara, PTM di tingkat SMP dialihkan kembali ke daring.

"Saat ini kita berkonsentrasi untuk mempersiapkan ANBK yang merupakan program pemerintah pusat,” katanya. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved