Kesehatan
Mitos dan Fakta Seputar Vaginismus
Vaginismus adalah fenomena kekakuan otot-otot di dinding vagina yang tak dapat dikendalikan oleh perempuan.
Keduanya memiliki perbedaan penyebab dan cara mengatasinya.
Untuk vaginismus primer, kekakuan otot-otot di dinding vagina terjadi dengan sendirinya. Si perempuan tidak bisa mengendalikannya dan tidak mampu membuatnya rileks meski sudah beruasaha.
Meskipun si perempuan juga menginginkan penetrasi. Secara alami, otot di dinding vaginanya menolak dan penetrasi tidak bisa dilakukan sama sekali.
"Kondisi ini terjadi secara alami tanpa ada sebab yang jelas. Tiba-tiba otot di sekitar vaginanya berkontraksi setiap ada benda asing yang masuk. Bukan karena takut karena sebenarnya dia juga kepengin untuk penetrasi," dr Eighty menguraikan.
Sedangkan vaginismus sekunder, lanjut dr Eighty, bisa muncul karena faktor penyebab pasca melakukan hubungan seksual.
Penderita vaginismua sekunder mulanya bisa melakukan penetrasi, namun karena satu dan lain hal menjadi tidak bisa.
Penyebabnya menurut dr Eighty bisa datang dari ketakutan yang muncul pasca trauma atau kejadian tidak menyenangkan yang terjadi di fase sebelumnya.
"Nah karena penyebabnya berbeda, penanganan vaginismus primer dan sekunder ini pun berbeda. Harus diketahui dulu penyebabnya apa baru dilakan terapi bersama dokter spesialis."
"Terkadang spesialis juga membutuhkan bantuan psikiater kalau kasusnya misal vaginismus sekunder," katanya.
Bahaya vaginismus ini tidak boleh diabaikan.
Meski tidak mengamcam nyawa, vaginismus bisa berakibat mengganggu beberapa hal, termasuk keberlangsungan rumah tangga.
Ditambah lagi, pasien vaginismus dengan kasus berat juga akan kesulitas untuk melahirkan normal saat ia berhasil hamil.
Karena akan berisiko susahnya relaksasi otot itu tadi.
"Bahkan ada pasien saya yang sudah menikah 8 tahun, vaginismus. Susah sekali melakukan hubungan suami istri."
"Dampaknya, perilaku atau orientasi seksual suami bisa berubah. Ini kan bahaya. Jadi jangan malu, kalau merasa gejala vaginismus langsung konsul ke dokter," tutup dr Eighty.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/suryamalangcom-berita-kriminal-malang-terkini-hari-ini-berita-arema-5.jpg)