Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Gubernur Khofifah Tangani Siswi SD Korban Kekerasan dan Rudapaksa di Malang, Minta Usut Tuntas

Khofifah mengatakan saat ini Pemprov Jawa Timur sendiri telah bergerak cepat dengan mengamankan korban ke safe house atau rumah aman milik Dinsos

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Dyan Rekohadi
Kolase - SURYAMALANG.COM/Fatimatuz Zahroh dan Kukuh Kurniawan
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Kondisi korban (memakai baju oranye) digandeng bersama ibunya saat mendatangi Satreskrim Polresta Malang Kota, pada Senin (22/11/2021) 

SURYAMALANG.COM,  SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa angkat bicara dan menyesalkan kasus pelecehan seksual dan perundungan atau penganiayaan terhadap seorang pelajar SD di Kota Malang

Khofifah pun meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut dan memproses pidana seluruh tersangka agar ada efek jera. 

"Saya sangat prihatin dan menyesalkan kejadian ini. Apalagi korban masih berusia belia dan selama ini bertempat tinggal di Ponpes dan Panti Asuhan ," ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Rabu (24/11/2021). 

Baca juga: Suami-Istri di Kasus Rudapaksa dan Penganiayaan Siswi Panti Asuhan Malang Resmi Ditahan, 7 Tersangka

Khofifah mengatakan saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur sendiri telah bergerak cepat dengan mengamankan korban ke safe house atau rumah aman milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

Tidak hanya itu, Dinsos Jatim juga telah mendatangkan ibu kandung korban untuk mendampingi secara psikologis. 

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, kita sudah membawa korban ke shelter kita. Supaya segera mendapatkan pendampingan psychology-social therapy, karena tentu ananda yang menjadi  korban yang masih remaja, mengalami trauma, sehingga butuh pendampingan," tegasnya. 

Dinas Sosial Jatim juga telah menurunkan tim yang akan melakukan pendampingan selama proses hukum berjalan di Polresta Malang. 

Sebab hal ini menjadi kebutuhan penting bagi korban agar mampu tegar dari segi psikologis dan juga dari sisi hukum. 

"Apa yang terjadi pada korban sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa anak membutuhkan lingkungan yang kondusif  dalam tumbuh kembangnya. Perhatian orang tua, dan kewaspadaan harus terus diberikan agar anak-anak kita bisa tumbuh dengan baik mental dan fisiknya," tambah Khofifah. 

Sebagaimana diketahui bahwa beberapa hari ini viral tersebar video perundungan yang menimpa seorang  anak  yang dilakukan  oleh sejumlah pelaku yang juga usia remaja.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved