Breaking News:

Berita Lumajang Hari Ini

UMK Lumajang 2022 Naik Rp 18 Ribu, Begini Reaksi Buruh

Upah minimum Kabupaten (UMK) Lumajang naik menjadi 2.000.607,20 atau sekitar 18.312,10 atau 1,09 persen.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: isy
SURYAMALANG.COM/Fatimatuz Zahroh/Canva
Ilustrasi - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menetapkan UMK Jatim 2022 

Berita Lumajang Hari Ini
Reporter: Tony Hermawan
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | LUMAJANG - Upah minimum Kabupaten (UMK) Lumajang naik menjadi 2.000.607,20.

Jika dihitung-hitung nominal kenaikan UMK tahun depan tidak signifikan.

UMK Lumajang tahun 2021, yakni sebesar Rp 1.982.295,1 menjadi 2.000.607,20.

Maka kenaikannya hanya sekitar 18.312,10 atau 1,09 persen. 

Ketua Konfederensi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Lumajang, Sri Sumarliani, mengakui kenaikan UMK sebesar 18 ribu menurutnya itu terlalu minim.

Sebab setahun ini para kaum buruh mengikhlaskan UMK tidak berubah karena corona.

"Ya jujur sangat miris. Tahun ini kami sudah ngalah stagnan gak naik, sekarang cuma naik 18 ribu," katanya.

Ia mengusulkan di tengah kenaikan UMK yang rendah, Dinas Ketenagakerjaan Lumajang lebih tegas menginstruksikan semua perusahaan agar menyusun standar skala upah untuk digunakan menggaji para pekerja atau buruh dengan masa kerja di atas 1 tahun.

Besaran upah tidak bergantung pada upah minimum provinsi atau pun kabupaten.

"Yang bisa kami perjuangkan ya itu, karena masih sedikit sepertinya perusahaan yang sudah menyusun skala upah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenegakerjaan Lumajang, Abdul Majid, mengatakan kenaikan upah ini telah sesuai rumus perhitungan usulan UMK tahun depan mengacu pada Undang-Undang (UU) No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dengan turunannya UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dan PP No 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

"Kalau pekerja kan mintanya variasi ada yang 13 persen, 5 persen, 7 persen. Kalau pandangan saya ini kan dalam pemulihan ekonomi, setelah tahun ini ada Covid-19. Jadi gak bisa dong langsung naik banyak harus pelan-pelan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved