Breaking News:

Berita Madiun Hari Ini

Turun Gunung, Kawanan Kera Rusak Tanaman di Kebun Warga Desa Segulung, Kabupaten Madiun

Kawanan kera turun gunung dan merusak tanaman warga di kaki Gunung Wilis, tepatnya di Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sofyan Arif Candra
Buah durian warga yang rusak di Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. 

Laporan Wartawan: Sofyan Arif Candra

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Kawanan kera turun gunung dan merusak tanaman warga di kaki Gunung Wilis, tepatnya di Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Kawanan kera tersebut merusak tanaman petani mulai dari durian, pete, cengkeh, dan sebagainya.

Seorang petani, Parminto (52) mengatakan kera ini datang saat petani pulang dari ladang menjelang malam.

Parminto belum pernah melihat langsung kawanna kera tersebut.

Tapi, Parminto yakin hewan yang merusak tanamannya tersebut adalah kera.

"Kera hanya merusak. Misalnya durian yang masih muda hanya ditarik-tarik sampai rusak atau jatuh," kata Parminto kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (14/1/2022).

"Kalau bajing atau tupai itu makan buah yang sudah matang. Kalau Weluk bisa menghabiskan satu buah durian," lanjutnya.

Serangan kawanan kera ini membuat Parminto merugi sampai puluhan juta rupiah karena buah duriannya banyak yang rusak.

"Nilai buah durian satu pohon sekitar Rp 1 juta. Saya punya sekitar 40 pohon besar dan kecil," terang Parminto

Warga tidak bisa berbuat banyak karena kera-kera tersebut hanya turun saat keadaan benar-benar sepi.

"Sementara ini warga membungkus durian dengan pakaian warna cerah untuk mengamankan kera dan tupai," lanjutnya.

Kawanan kera ini memang sering muncul saat musim panen tiba.

"Mereka datang dari hutan pinus. Kawanna kera itu hanya menyerang kebun di kaki gunung yang dekat dengan hutan. Kalau perkampungan warga masih aman," terangnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved