Delapan Hal yang Ditawarkan Ibu Kota Baru Nusantara
Perkembangan terbaru, pemerintah memperkenalkan nama ibu kota negara baru dengan nama "Nusantara". Nama tersebut telah disetujui Presiden Joko Widodo.
Disebutkan bahwa pandemi Covid-19 mempengaruhi daya gerak swasta/masyarakat dibandingkan dengan kondisi ekonomi normal.
Dalam kondisi tersebut, pemerintah dan Bank Indonesia menerbitkan kebijakan fiskal dan moneter secara prudent sehingga memberikan likuiditas pasar keuangan yang cukup untuk menggerakkan aktivitas ekonomi.
Kecukupan likuiditas tersebut memberi peluang bagi seluruh pelaku usaha/swasta untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan IKN.
Mengapa Kalimantan Timur dipilih sebagai lokasi IKN?
Aksesibilitas lokasi tinggi, dekat dengan dua kota besar, yakni Balikpapan dan Samarinda Infrastruktur utama tersedia, yaitu Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dan Trans Kalimantan Bandara di Balikpapan dan Samarinda, serta Pelabuhan Terminal Peti Kemas Kariangau, Balikpapan dan Pelabuhan Semayang, Samarinda
Struktur kependudukan heterogen dan terbuka Lahan luas, berstatus Hutan Produksi dan Perkebunan
Pertahanan dapat didukung oleh Tri Matra Darat, Laut, Udara
Air baku dari 3 waduk existing, 2 waduk yang direncanakan, 4 sungai, dan 4 Daerah Aliran Sungai
Kemampuan lahan sedang untuk konstruksi bangunan Berada di jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia II (Selat Makassar).