Kamis, 23 April 2026

Berita Jember Hari Ini

Hasil Sidak Forkopimda Jember, Kuota Pupuk Bersubsidi di Jember Berkurang

Kuota pupuk bersubsidi di Kabupaten Jember berkurang. Hal ini diketahui ketika pejabat Forkopimda Jember melakukan sidak

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: isy
sri wahyunik/suryamalang.com
Bupati Jember Hendy Siswanto ketika sidak di gudang produsen pupuk subsidi di Kecamatan Rambipuji, Kamis (10/3/2022) 

Petani mencampur pupuk bersubsidi yang jumlahnya terbatas dengan pupuk organik untuk tanaman mereka.

Fenomena ini ditemukan oleh pejabat Forkopimda ketika melakukan sidak ke kios, dan mendapatkan informasi tersebut.

Lebih lanjut, Bupati Hendy menerangkan, perlunya perbaikan manajemen pupuk, mulai hulu hingga ke hilir. Termasuk mendisiplinkan para gabungan kelompok tani (gapoktan).

“Sebab, ketersediaan pupuk terbatas,” lanjutnya.

Jika manajemennya baik, musim tanam (MT) satu, dua, hingga tiga bisa terpenuhi dengan bagus.

Kini, pihaknya memperjuangkan agar hak para petani terpenuhi lebih dulu.

Salah satunya, dengan mengimbau para distributor untuk menyalurkan pupuk secara cepat dan tepat sasaran, juga terus melakukan pemantauan hingga segera merealisasikan adanya pabrik pupuk organik.

Sidak pupuk tersebut sekaligus menindaklanjuti keluhan petani tentang kelangkaan pupuk dalam setiap kegiatan Jember Hadir untuk Rakyat (J-Hur).

Dalam empat kali pelaksanaan J-Hur di Kecamatan Silo, Sumberjambe, Panti, dan Jombang, selalu muncul keluhan petani perihal sulitnya pupuk bersubsidi bagi petani.

Sidak pupuk dipimpin oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, yang diikuti oleh Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo, Dandim 0824 Jember Letkol Inf Batara C.

Pangaribuan, Wakil Ketua Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Jember Edy Budi Susilo, juga beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved