Berita Blitar Hari Ini
2.978 Warga Kota Blitar Belum Tercover BPJS Kesehatan
Sekitar 2.978 jiwa penduduk Kota Blitar belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, BLITAR - Sekitar 2.978 jiwa penduduk Kota Blitar belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Pemkot Blitar menargetkan 2.978 penduduk yang belum terdaftar peserta BPJS Kesehatan bisa tercover pada 2022.
Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan jumlah penduduk Kota Blitar sekitar 154.000 jiwa.
Dari total penduduk itu, sekitar 98 persen lebih sudah tercover BPJS Kesehatan.
"Kami targetkan warga yang belum tercover bisa tercovevr pada tahun ini," kata Santoso kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (23/3/2022).
Menurut Santoso, berdasarkan data dari BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri, tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Blitar cukup baik.
Kota Blitar masuk ranking 10 besar di Jatim terkait kepesertaan BPJS Kesehatan.
"Dari perangkingan, Kota Blitar masuk ranking 10 besar kepesertaan BPJS Kesehatan tertinggi di Jatim," ujarnya.
Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri, Hernina Agustin Arifin mengatakan untuk kepesertaan BPJS Kesehatan, Kota Blitar sudah masuk universal health coverage (UHC).
Artinya kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Blitar sudah di atas 95 persen dari jumlah total penduduk.
"Jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Blitar per 1 Maret 2022 sudah mencapai 98,12 persen dari total penduduk," katanya.
Dikatakannya, jumlah penduduk di Kota Blitar yang belum tercover BPJS Kesehatan tinggal sekitar 2.978 jiwa.
Jumlah itu berdasarkan data dari Dispendukcapil Kota Blitar yang dipadankan dengan data di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri.
Menurutnya, warga kurang mampu yang belum tercover BPJS Kesehatan bisa didaftarkan melalui program Pemberian Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK).
Kuota PBI JK yang dibayar menggunakan APBN di Kota Blitar masih tersisa sekitar 10.069 jiwa.