Berita Malang Hari Ini

7 Cara Ayah Tiri Kelabuhi dan Bunuh Mahasiswa Kedokteran UB, Kunci Mobil Korban Dititipkan ke Teman

7 cara ayah tiri kelabuhi dan bunuh mahasiswa kedokteran UB, kunci mobil korban dititipkan ke teman

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
Suryamalang.com/kolase Instagram
Bagus Prasetya Lazuardi (kiri) dan Ziath Ibrahim Bal Biyd (kanan) terduga pelaku pembunuhan 

Tersangka ZI juga bisa dengan tenang 'menyembunyikan' mobil korban, sebuah mobil Toyota Kijang Innova dengan meninggalkan mobil di kawasan perumahan itu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kronologi pembunuhan, tersangka juga mengatur alibi dengan menitipkan motornya hingga kunci mobil korban pada temannya yang disebut berinisial YP.

4. Pulang dan Tidak Membuang Jasad Korban 

Belum selesai, tersangka Ziath Ibrahim juga memilih tetap pulang ke rumah dulu dan tidak segera membuang jasad korban setelah mengeksekusi korban pada Kamis (7/4/2022) malam.

Nampaknya tersangka menghindari kecurigaan pihak keluarga sehingga tetap pulang saat tengah malam dan baru melanjutkan aksi jahatnya di pagi hari, Jumat (8/4/2022).

5. Takziah ke Rumah Korban 

Potret terduga pelaku (KIRI) dan Barang bukti hasil penggeledahan di rumah terduga pelaku pembunuhan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) di Kota Malang, Minggu (17/4/2022) (KANAN)
Potret terduga pelaku (KIRI) dan Barang bukti hasil penggeledahan di rumah terduga pelaku pembunuhan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) di Kota Malang, Minggu (17/4/2022) (KANAN) (SURYAMALANG.COM)

Setelah membuang korbannya, tersangka ZI makin menunjukkan perangainya sebagai pembunuh  berdarah dingin.

Bagaimana tidak, ZI dengan tanpa dosa justru pergi melayat ke rumah korban bersama keluarganya. 

Hal itu tentu saja dilakukan ZI demi menghilangkan kecurigaan berbagai pihak termasuk keluarga korban. 

6. Rusak Barang Bukti 

Tersangka ZI juga berupaya menghilangkan barang bukti dengan merusak HP korban menggunakan hamer atau palu dan membuangnya.

Plat nomor mobil korban juga dilepas untuk menghilangkan barang bukti.

Barang bukti sejumlah alat mulai dari pisau dapur, senjata api mainan, dan palu sudah disita polisi. 

"3 buah HP, palu digunakan memecahkan HP korban. Pisau (mencongkel plat nomor mobil)," ujar Wakil Direktur Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Ronald Ardiyanto Purba pungkasnya. 

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved