Travelling

Pengusaha Kuliner Tulungagung Kesulitan Dapat Ikan Gurami

Para pengusaha kuliner di Tulungagung kesulitan mendapat ikan gurami. Kenapa?

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
Olahan gurami dengan cita rasa khas, tak tergantikan jenis ikan lain. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Para pengusaha kuliner di Tulungagung kesulitan mendapat ikan gurami.

Kondisi ini akibat kelangkaan di tingkat pembudidaya sejak beberapa bulan lalu.

Jika ada stok ikan gurami, harganya sudah sangat mahal.

"Gurami adalah ikan favorit. Tidak bisa digantikan ikan lain," ucap Nur Wakhidun, pemilik rumah makan AG One Tulungagung.

Dalam kondisi normal, gurami kering atau kondisi mati dijual antara Rp 34.000 sampai Rp 35.000 per kilogram (Kg).

Sementara gurami basah atau kondisi hidup dijual antara Rp 39.000 sampai Rp 40.000 per Kg.

Jika harga sedang anjlok, hanya hanya Rp 27.000 per Kg.

Namun saat ini harganya tembus Rp 40.000 sampai Rp 50.000 per Kg.

Kondisi ini memberatkan para pengusaha kuliner seperti Wakhidun.

"Harganya bahkan lebih mahal dibanding ikan laut. Tapi gurami tidak tergantikan," ucap Wakhidun.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved