Berita Malang Hari Ini

Kelakuan Ziath Ibrahim Pembunuh Mahasiswa Kedokteran UB pada Sang Ibu, Sempat Beri Pesan ke Ketua RT

Terungkap kelakuan Ziath Ibrahim pada sang ibu sebelum dirinya ditahan lantaran aksi kejinya.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan/Luhum Pambudi
Pembunuh mahasiswa kedokteran UB, Ziath Ibrahim Bal Biyd (kanan) dan foto rumah orang tua pelaku (kiri) 

Rico juga mengaku, tak mendengar secara jelas percakapan antara ZI dengan pihak kepolisian.

Namun, ia sempat mengetahui bahwa pada rekonstruksi tersebut, ada adegan pengambilan palu yang di masukkan ke jok motor.

"Yang saya tahu, adegan pertama ambil palu, adegan kedua dimasukkan ke jok sepeda motor."

"Kemudian adegan ketiga, ZI menghubungi seseorang dan janjian dengan seseorang di daerah Sukun," terangnya.

Rico juga menuturkan, saat rekonstruksi itu berlangsung, ibu terduga pelaku sempat melihatnya dan menangis.

"Setelah itu, ibunya diminta ke rumah saudaranya yang ada di bagian belakang."

Sekadar diketahui, Bagus Prasetya Lazuardi merupakan seorang mahasiswa aktif yang berkuliah di jurusan kedokteran sebuah kampus terkemuka di Malang.

Saat ditemukan pertama kali oleh para saksi dan penyidik kepolisian, di lahan kosong, Dusun Krajan, Purwodadi, Pasuruan, pada Selasa (12/4/2022).

Mayat dokter muda ini, ditemukan dalam keadaan kondisi kulit tubuh berubah warna menjadi menghitam.

Kemudian, terdapat beberapa bercak darah yang telah kering membekas di tangan kirinya.

Saat diidentifikasi oleh Tim Inafis Polres Pasuruan, diduga kuat, korban tewas karena dibunuh. Hal itu ditengarai dari posisi letak mayat pertama kali ditemukan.

Yakni ditutupi semak-semak, yang diduga bertujuan untuk mengaburkan keberadaan mayat.

Foto semasa hidup korban Bagus Prasetya Lazuardi dan TKP ditemukannya mayat
Foto semasa hidup korban Bagus Prasetya Lazuardi dan TKP ditemukannya mayat (Suryamalang.com/kolase)

Sepintas hanya terlihat dan tangan dan kaki sebagian dari kejauhan. Namun, mayat masih mengenakan pakaian lengkap.

Memakai jaket hitam, dan celana jeans hitam. Kemudian, arloji yang melingkar di pergelangan tangannya, sabuk, serta uang tunai Rp150 ribu.

Sedangkan barang berharga lainnya; mobil dan ponsel, tidak ditemukan di lokasi penemuan mayat.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved