Idul Fitri 2022

Aturan Kementerian Agama Soal Sholat Idul Fitri 2022 dan Takbir Keliling, Ada 12 Poin Penting

Aturan yang diberikan Kemenag itu termasuk soal aturan sholat Idul Fitri 2022 dan acara takbir keliling yang sudah menjadi tradisi setiap tahun. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Tribunnews
Aturan Kementerian Agama Soal Sholat Idul Fitri 2022 dan Takbir Keliling, Ada 12 Poin Penting 

SURYAMALANG.COM - Simak aturan Kementerian Agama soal ibadah selama Ramadan dan Idul Fitri 1443 H/2022 M. 

Aturan yang diberikan Kemenag itu termasuk soal aturan sholat Idul Fitri 2022 dan acara takbir keliling yang sudah menjadi tradisi setiap tahun. 

Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan edaran pedoman penyelenggaraan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1443 H.

Edaran Nomor SE 08 Tahun 2022 ini ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada 29 Maret 2022.

“Umat Islam dianjurkan mengisi dan meningkatkan amalan pada bulan Ramadan, seperti salat tarawih, iktikaf, tadarus Al Qur’an, pengajian, zakat, infak, sedekah, dan wakaf, tapi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ujar Menag di Banjarmasin, Kamis (31/3/2022).

Berikut ketentuan dalam edaran penyelenggaraan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1443 H, yang dirangkum dari laman kemenag.go.id via Tribunnews:

1. Umat Islam melaksanakan ibadah Ramadan dan Idul Fitri sesuai dengan ketentuan syariat Islam;

2. Umat Islam dianjurkan untuk mengisi dan meningkatkan amalan pada bulan Ramadan, seperti salat tarawih, iktikaf, tadarus Alquran, pengajian, zakat, infak, sedekah, dan wakaf dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan;

3. Dalam penyelenggaraan ibadah Ramadan dan Idul Fitri, pengurus dan pengelola masjid atau musala memperhatikan Surat Edaran Menteri Agama mengenai pelaksanaan kegiatan peribadatan atau keagamaan di tempat ibadah pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat sesuai dengan status level wilayah masing-masing dan menerapkan protokol kesehatan;

4. Pengurus dan pengelola masjid atau musala sebagaimana dimaksud pada angka 3 wajib menunjuk petugas yang memastikan sosialisasi dan penerapan protokol kesehatan kepada seluruh jemaah;

 5. Pejabat dan Aparatur Sipil Negara dilarang mengadakan atau menghadiri kegiatan buka puasa bersama, sahur bersama, dan/atau open house Idul Fitri;

6. Masyarakat yang mengadakan kegiatan buka puasa bersama, sahur bersama, dan/atau open house Idul Fitri harus memperhatikan protokol kesehatan;

7. Vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan pada bulan Ramadan dengan mengikuti panduan kesehatan;

8. Kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat maal, zakat fitrah, infak, dan sedekah oleh Badan Amil Zakat Nasional, Lembaga Amil Zakat, dan masyarakat dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan;

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved