Berita Batu Hari Ini
Iklim Wisata Kota Batu Pulih di Momen Libur Lebaran
Pantauan Surya di sejumlah titik di Kota Batu, jalanan utama terlihat macet sejak pagi menjelang siang. Kondisi kemacetan terus terjadi hingga selepas
Penulis: Benni Indo | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM|BATU - Jumlah wisatawan yang datang ke Kota Batu pasca Lebaran terus ramai hingga H+4.
Pantauan Surya di sejumlah titik di Kota Batu, jalanan utama terlihat macet sejak pagi menjelang siang. Kondisi kemacetan terus terjadi hingga selepas ashar.
Liburan tahun ini telah seperti liburan sebelum terjadinya pandemi. Semua tempat wisata buka dan ramai oleh pengunjung. Kondisi ini seolah menggambarkan pulihnya wisata di Kota Batu setelah dihantam pandemi.
Wulandari, wisatawan dari Sidoarjo berujar sudah lama merencanakan liburan ke Kota Batu. Ia datang bersama keluarga besarnya ke Kota Batu untuk menikmati keindahan bunga di Taman Rekreasi Legendaris Selecta.
"Sebenarnya ingin ke sini bersama keluarga saja, saya, suami dan anak, tapi karena pandemi tidak jadi. Sekarang momennya Lebaran, jadi ke sini bersama keluarga besar juga," katanya.
Ia memilih berlibur ke Kota Batu karena menurutnya menjadi tempat yang dekat dibanding tujuan wisata lainnya. Sekalipun ia juga menyadari kepadatan lalu lintas menuju Kota Batu, namun Wulan tetap nekat berangkat.
"Memang macet sekali, tapi hanya untuk sekali saja tidak masalah," ungkapnya.
Banyaknya pengunjung yang datang ke Kota Batu menjadi berkah tersendiri bagi tempat wisata, salah satunya bagi Taman Rekreasi Legendaris Selecta. Pengunjung yang datang ke tempat ini setiap harinya rata-rata bisa mencapai hampir 5 ribu.
Kondisi keramaian pengunjung tersebut telah terlihat sejak H+2 Lebaran. Wisatawan dari luar daerah banyak yang datang, terlihat dari banyaknya kendaraan dari luar kota yang parkir di halaman.
Direktur Utama Taman Rekreasi Legendaris Selecta, Sujud Hariadi mengatakan, peningkatan mulai terjadi pada H+3 ini hingga 5 ribu pengunjung. Sebelumnya pada H+2, kunjungannya masih di angka 3,5 - 4 ribu wisatawan.
''Puncaknya pada Sabtu nanti. Jumlah pengunjung terus naik dari hari ke hari," ujarnya, Jumat (6/5/2022).
Kondisi ini disyukuri Sujud. Pasalnya, sejak pandemi melanda, sektor pariwisata mengalami kerugian yang cukup parah, bahkan sejak Selecta dibangun pada 1928. Kata Sujud, pengunjung banyak yang datang dari Surabaya, Jakarta, Bandung dan Jawa Tengah.
''Meski begitu, kami masih batasi kapasitas hingga 5 ribu wisatawan. Prokes juga masih tetap ketat,'' pungkas Sujud.
Sujud, yang juga Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengatakan bahwa tingkat keterisian atau okupansi kamar di hotel-hotel mencapai 90 persen.
"Okupansi hotel di wilayah Kota Batu sudah di atas 70 sampai 80 persen, memang ada yang tembus sampai 90 persen lebih," paparnya.