Berita Kumajang Hari Ini
Modus Meminta Pijat dan Iming-iming Dapat Berkah, Pengasuh Ponpes Perdayai 3 Santriwati di Lumajang
Dengan 'kekuasaan' sebagai pengasuh Ponpes FN pun bisa memperdayai santriwatinya sendiri dengan siasat licik itu.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Dyan Rekohadi
Warga yang geram, langsung menggeruduk Ponpes.
Mereka ada yang melempari rumah FN dengan batu.
Amukan massa ini mengakibatkan jendela kaca rumah FN pecah.
Banyaknya jumlah massa yang datang, hal ini membuat seluruh penghuni Ponpes ketakutan.
Bermula dari pengakuan seorang santriati yang jadi korban dan disikapi keras oleh warga, selanjutnya dua orang santriwati lain berani ikut buka suara.
Mereka mengaku juga pernah menjadi korban.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, tiga korban yang dilecehkan seksual ini semuanya masih berusia belia, yakni L (16), S (14), dan I (13).
Tindakan responsif orang tua korban dan massa akhirnya juga ditindaklanjuti oleh polisi.
Pelakupun langsung diamankan.
Kapolres Lumajang,AKBP Dewa Putu Eka Dermawan mengatakan, saat ini tersangka sudah ditangkap.
Tersangka saat ini diperiksa secara intensif oleh tim unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).
"Tersangka langsung kami amankan Kamis malam (19/5/2022). Untuk mengungkap kebenarannya, yang bersangkutan sekarang sedang diperiksa," kata AKBP Dewa Putu.
Rencananya penyidik juga akan melakukan pemeriksaan para saksi, termasuk korban.
Bahkan secepatnya polisi akan melakukan gelar perkara.
"Yang pasti kami akan mlakukan penyidikan lebih lanjut. Saya minta masyarakat sekarang tenang, karena kasus ini sudah ditangani polisi," pungkasnya.